Polrestabes Bandung koordinasi dengan Polda Metro Jaya cegah Jakmania

Polrestabes Bandung berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya guna mengantisipasi dan mencegah pendukung Persija Jakarta atau Jakmania berangkat ke Bandung untuk menonton laga Persib Bandung lawan Persija.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Aswin Sipayung menyebutkan berdasarkan keputusan dalam koordinasi antara panitia penyelenggara, hanya pendukung Persib yang boleh menonton secara langsung di stadion.

"Insyaallah, kami koordinasi dengan Polda Metro agar tidak ada Jakmania," kata Aswin di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Persib bakal melakoni laga menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/10).

Laga itu sebelumnya dijadwalkan digelar pada pukul 20.00 WIB. Akan tetapi, kini dimajukan menjadi sore hari karena pertimbangan keamanan.

Menurut dia, polisi pun masih menunggu surat resmi dari panitia penyelenggara terkait dengan perubahan jadwal laga yang berjuluk "El Classico Indonesia" tersebut.

Kapolrestabes memastikan pengamanan laga tersebut secara berlapis dengan menyiapkan empat ring pengamanan serta tiga titik pengecekan, mulai dari area luar stadion hingga di area pintu masuk ke tribun stadion.

Ia mengimbau para penonton, khususnya Bobotoh Persib, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung hingga setelahnya.

"Kalau Bobotoh, ya, sama seperti pertandingan sebelumnya, kondusif damai, saya harap pada hari Minggu nanti dengan Persija juga melakukan hal yang sama," kata Aswin.

Persib Bandung melalui laman resminya mengumumkan penjualan tiket gelombang pertama untuk pertandingan menghadapi Persija Jakarta sudah habis terjual sebanyak 15.000 tiket.

Panitia penyelenggara pun bakal menggelar gelombang kedua untuk penjualan tiket. Totalnya tiket yang disediakan untuk laga Persib versus Persija itu sebanyak 26.000 tiket.

Baca juga: Polisi sebut jadwal laga Persib vs Persija dimajukan demi keamanan
Baca juga: Polisi sebut pengamanan Persib vs Persija dilakukan lebih ketat