Polrestabes Makassar Tangkap Delapan Anggota Geng Motor

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Azis

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, -- Aparat Satuan Intelkam Polrestabes Makassar kembali menangkap delapan anggota geng motor Mappakoe, Sabtu (27/07/2013). Mereka diringkus di Jalan Abdul Daeng Sirua Dua, Kecamatan Panakkukang.

Sebelumnya polisi membekuk belasan tersangka geng motor Mappakoe yang merupakan pelaku rentetan beberapa teror bom Gereja di Makassar dan pembakaran mobil bus milik PT Bintang Prima di Jl Perintis Kemerdekaan, senilai Rp 2 miliar.

Mereka yang diciduk karena membawa busur atau anak panah dan ketapel sebagai pelontarnya diantaranya, Andi Irfan (20), honorer dinas perhubungan, Andi Irwin (17), pelajar, Junaidi (18), dan empat yang masih anak dibawa umur yakni, inIsial As alias Ca (16), AP (15), AU (14), pelajar, RS (13), pelajar.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah membenarkan adanya kelompok geng motor yang ditangkap oleh anggota Satuan Intelkam.

"Benar, ada anggota geng motor ditangkap bawa busur," katanya, Sabtu (27/7/2013)

Secara terpisah, Kanit Opsnal Intelkam Polrestabes Makassar, Iptu Surahman, mengatakan tersangka ditangkap karena membawa puluhan anak panah yang disimpan di dalam tas dan di bawah sadel motor miliknya.

"Mereka sudah diserahkan ke penyidik Satuan Reskrim untuk dilakukan penyelidikan," katanya. (ziz)

Baca Juga:

Tendangan bebas Ronaldo cederai seorang anak

Polantas Makassar Dimintakan "Setoran Awal" Sebelum Razia

Lima Anak Buah Klewang Diserahkan ke JPU

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.