Polri akan Sampaikan Hasil Autopsi Brigadir J, Keluarga Tidak Hadir

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri akan menyampaikan hasil autopsi almarhum Brigadir J kepada pihak keluarga. Diketahui, Brigadir J tewas usai baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di kawasan Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7) lalu sekitar pukul 17.00 Wib.

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Johnson Pandjaitan mengatakan, hasil dari autopsi Brigadir J itu nantinya akan diterima atau diwakili oleh kuasa hukum saja atau tidak dengan keluarga.

"Hanya kuasa (hukum) saja," kata Johnson Pandjaitan, saat dikonfirmasi, Rabu (20/7).

Kendati demikian, ia mengaku, undangan tersebut bukanlah bersifat untuk menyampaikan hasil autopsi. Melainkan hanya undangan gelar perkara awal saja di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Tidak ada pemberitahuan hasil autopsi, yang ada undangan gelar perkara awal di Mabes Polri terkait laporan kami jam 16.00 Wib," ujarnya.

"Jadi kita tunggu hasil gelar perkara di Mabes Polri ya," tambahnya.

Lalu, terkait dengan tidak hadirnya pihak keluarga pada sore nanti. Menurutnya, karena adanya kesulitan jarak tempuh untuk ke Mabes Polri serta pendanaan dan lain sebagainya.

"Kalau kuasa hukum akan datang tetapi kalau keluarga kita belum tahu, karena ini kan kita mengalami kesulitan karena itu kan (keluarga) bukan di kota Jambi-nya ya itu masih dua jam, jauh sekali. Sementara kan kita ada kesulitan pendanaan dan sebagainya kan," jelasnya.

"Saya enggak tahu nanti komunikasi dulu, apakah ada bantuan dari Mabes Polri supaya ini difasilitasi," tutupnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya bakal menyampaikan hasil autopsi Brigadir J kepada pihak keluarga pada Rabu (20/7) besok. Diketahui, Brigadir J tewas usai baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di kawasan Jakarta Selatan, Pada Jumat (8/7) sore.

"Dan dalam kesempatan ini, saya sampaikan sebagai wujud keterbukaan penyidik, insya Allah besok dari pihak keluarga akan diterima oleh penyidik dan tentunya didampingi oleh pihak pengacaranya," kata Dedi kepada wartawan, Selasa (19/7).

"Nanti penyidik dalam hal ini akan menyampaikan kepada kedokteran forensic, menyampaikan kepada pihak keluarga dan kawan-kawan nya tentang hasil autopsi yang sudah dilakukan," sambungnya.

Ia menjelaskan, dari hasil autopsi itu nantinya bakal ada gambaran agar tidak ada lagi spekulasi yang berkembang.

"Dari hasil autopsi yang dilakukan nanti ada gambaran, dari pihak keluarga, pihak pengacara untuk menghindari spekulasi-spekulasi yang berkembang," jelasnya.

"Saya menyampaikan dalam hal ini tolong biar orang-orang yang expert di bidangnya itu yang menyampaikan, sebagai contoh misalnya, luka-luka karena benda ini-benda ini, ini kan dibawa kan ke arahnya ke persepsi lagi, spekulasi-spekulasi lagi. Karena apa? Orang yang menyampaikan bukan orang yang expert di bidangnya," sambungnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel