Polri Analisa Transaksi Keuangan Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Gerobak di Kemendag

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipidkor) Bareskrim Polri masih terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan gerobak untuk UMKM di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Salah satunya melakukan analisa transaksi keuangan.

"Proses penyidikan masih berjalan dengan melakukan analisa transaksi keuangan dan aset recovery," kata Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (9/7).

Selain itu, untuk saksi yang kini sudah diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri terkait kasus tersebut sebanyak 46 orang. Namun, ia tak merinci siapa saja saksi yang sudah diperiksanya.

"Sebelumnya penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 40 orang saksi, saat ini saksi yang telah dilakukan pemeriksaan bertambah enam orang lagi. Sehingga jumlah saksi jadi 46 saksi yang sudah dimintai keterangannya. Terkait pengadaan gerobak dagang TA 2018-2019 pada Kemendag," ujarnya.

Kasus ini berawal dari pengaduan masyarakat yang melaporkan adanya program bantuan gerobak dagang bagi UMKM, namun hingga kini belum menerima bantuan tersebut. Penyidik Ditipikor Bareskrim Polri melakukan penyelidikan hingga tanggal 16 Mei status penyelidikan naik menjadi penyidikan.

Sebelumnya, Direktur Tipikor Bareskrim Polri Brigjen Pol Cahyono Wibowo menjelaskan pengadaan gerobak untuk tahun anggaran 2018 nilainya sebesar Rp49 miliar ditujukan untuk 7.200 unit gerobak dengan harga satuan per gerobak sekitar Rp7 juta. Sedangkan pengadaan gerobak tahun 2019 senilai Rp26 miliar untuk 3.570 unit dengan harga satuan gerobak Rp8,6 juta.

“Jadi total dua tahun anggaran itu Rp76 miliar untuk 10.700 gerobak yang semula dialokasikan oleh pemerintah secara gratis untuk pelaku usaha,” kata Cahyono, Rabu (8/6).

Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk menghitung kerugian keuangan negara dan segera menetapkan tersangka yang diduga dari unsur pemerintahan. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel