Polri Belum Ada Rencana Ikuti TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq

Dusep Malik, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) berbondong-bondong merobek spanduk bergambar Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq yang terpasang di beberapa wilayah Ibu Kota Jakarta.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan, pihak kepolisian belum ada arahan untuk mengikuti langkah Pangdam Jaya yang menurunkan spanduk Habib Rizieq.

Baliho ini ranahnya Kodam. Sampai saat ini, kita belum ada langkah-langkah seperti yang dilakukan pihak Kodam Jaya,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Jumat, 20 November 2020.

Sebelumnya diberitakan, Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengakui bahwa pencopotan baliho raksasa yang berisikan ajakan revolusi dan bergambar Habib Rizieq itu ternyata benar dilakukan oleh prajurit TNI.

“Itu perintah saya dan saya akan bersihkan semua tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi," kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Monas pada Jumat, 20 November 2020.

Dudung pun menegaskan, seluruh warga negara Indonesia dari kelompok mana pun harus taat dan tunduk pada peraturan perundang-undangan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mayjen TNI Dudung Abdurachman kemudian memberikan ultimatum kepada kelompok ormas Islam agar tidak membuat gaduh keamanan dan ketertiban di Ibu Kota Jakarta yang saat ini sudah aman, dengan melakukan upaya memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya peringatkan dan saya tidak akan segan-segan menindak keras yang coba mengganggu persatuan dan kesatuan karena merasa mewakili umat islam. Tidak semua, banyak umat islam yang berucap baik, bertingkah laku baik," ujarnya.