Polri Berhasil Identifikasi 3 Jenazah Baru Korban Sriwijaya Air

Daurina Lestari, Kenny Putra
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah berhasil mengidentifikasi 58 jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Terbaru, sebanyak 3 jenazah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI, pada Jumat 29 Januari 2021.

Dari 3 korban yang terbaru diidentifikasi oleh tim DVI, salah satunya merupakan kapten Afwan RZ yang merupakan pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Pertama atas nama korban Afwan RZ (54). Kemudian kedua, korban atas nama Suyanto, laki-laki (40). Ketiga korban atas nama Riyanto, laki-laki (32)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Jumat 29 Januari 2021.

Sementara itu Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri, Kombes dr. Ratna, menjelaskan korban berhasil diidentifikasi melalui sampel DNA yang telah diserahkan oleh pihak keluarga.

"Pertama atas nama Riyanto teridentifikasi dengan data pembanding dari anak kandung. Kemudian Suyanto teridentifikasi dengan data pembanding dari ayah dan ibu kandung. Ketiga saudara Afwan RZ, teridentifikasi dari data pembanding dari anak kandung," ucap Kombes dr. Ratna.

Baca juga: Begini Kondisi Anak yang Terlindas Mobil di Kembangan

Totalnya sebanyak 58 jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah teridentifikasi oleh tim DVI Polri. Seluruh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah teridentifikasi sudah diserahkan oleh pihak Tim DVI kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dari 62 orang korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, kini menyisakan 4 orang korban yang belum terindentifikasi.

"Akan kami informasikan untuk yang belum teridentifikasi, pertama atas nama Arkana Nadi wahyudi laki-laki berumur tujuh bulan, lalu yang kedua itu Razanah perempuan berumur 57 tahun,” kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Jumat 21 Januari 2021.

Selain itu, dua nama lagi yang belum teridentifikasi atas nama Daniya, perempuan berusia dua tahun, dan Panca Widya Nursanti (46).

Tim DVI Polri sendiri sudah memproses keseluruhan sampel DNA yang diserahkan oleh pihak keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Tim DVI juga sudah tidak menerima lagi kantong jenazah maupun properti dari korban pesawat Sriwijaya Air.

"Jadi semua sampel sudah diambil untuk profiling DNA dan telah dalam proses. Kemudian sejak hari ini kami tidak menerima lagi kiriman dari tim TKP, baik itu body bag maupun properti dari fase 1. Makannya operasi dialihkan ke tim postmortem dan ahli DNA, dan tim rekonsiliasi," kata Komandan DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Herry Wijatmoko.