Polri Catat Jumlah Pemudik Lebaran 2021 Lebih Banyak

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan jumlah pemudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2021 meningkat daripada tahun 2020. Padahal, pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik.

“Kita telah memprediksi bahwa keinginan masyarakat untuk mudik itu sangat tinggi,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Rabu, 19 Mei 2021.

Baca juga: Kepala BPAD DKI Jakarta Mengundurkan Diri, Apa Alasannya?

Lebaran tahun 2020, kata dia, masyarakat banyak yang tidak melakukan mudik karena situasi pandemi COVID-19. Memang, pemerintah juga tetap melarang masyarakat mudik tahun 2021 karena situasi masih pandemi COVID-19.

“Kalau tahun 2020, masyarakat masih banyak yang tidak mudik dan tahun ini lebih banyak mudik. Sehingga, kita lakukan larangan larangan mudik itu. Namun pada pelaksanaannya, tahun ini masyarakat yang mudik itu lebih banyak dari tahun lalu,” ujarnya.

Maka dari itu, Ramadhan mengatakan target dari Operasi Ketupat 2021 selain untuk pengamanan serta pengawasan protokol kesehatan sebelum, saat dan setelah Idul Fitri 2021. Tentunya, untuk mencegah masyarakat yang hendak mudik dalam rangka memutus penyebaran COVID-19.

“Pergerakan kendaraan yang terjadi saat Operasi Ketupat ini jauh lebih banyak dari tahun lalu, di mana peniadaan mudik ini dilaksanakan pada saat Operasi Ketupat. Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat ini, banyak warga yang sudah mudik,” jelas dia.

Sehingga, kata dia, pergerakan kendaraan, banyak terjadi saat sebelum pelaksanaan peniadaan mudik itu sendiri. Khususnya, dari daerah yang tadinya sepi itu kedatangan kendaraan yang lebih banyak.

“Jadi ini juga disebabkan oleh jumlah kendaraan lalu lalang yang banyak,” katanya.