Polri: Ceramah M Kece Berpotensi Memecah Belah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Muhamad Kosman alias M Kece telah membuat kegaduhan atas ceramahnya yang diduga menista agama Islam. Kini, kasusnya sudah naik tahap penyidikan.

“Video (MK) berpotensi kegaduhan, memecah belah,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Selasa, 24 Agustus 2021.

Di samping itu, Ramadhan mengingatkan masyarakat agar tidak membuat kegaduhan dengan cara memecah belah umat maupun memecah belah bangsa. Karena menurut dia, Polri akan menindak tegas siapa pun yang berupaya memecah belah bangsa.

“Agar dihindari yang membuat kegaduhan atau berpotensi memecah belah. Risikonya akan dijerat Pasal UU ITE,” jelas dia.

Selain itu, Ramadhan mengimbau masyarakat supaya menyebarkan postingan yang memiliki konten memecah belah. Karena, dapat berisiko yang bersangkutan menjadi pelaku atau tersangka UU ITE. “Mohon dihindari karena akan berisiko,” ujarnya.

Atas video dugaan penistaan agama tersebut, Kece dilaporkan oleh berbagai pihak ke polisi. Laporan polisi juga datang dari Persatuan Pemuda Pemudi Pejuang Islam Indonesia (P4II) yang melaporkan pria kontroversial itu ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Selasa, 24 Agustus 2021.

Perwakilan P4II, Tjetjep Muhammad Yasies, mengatakan, ucapan yang disebarkan Muhammad Kace melalui YouTube teramat menghina Islam dan umatnya, juga para santri. Sebab, selain melakukan pelecehan dengan memplesetkan ucapan salam, terlapor juga menyebut kitab kuning sebagai rujukan menyesatkan.

Karena itu, Tjetjep meminta Kepolisian segera menangkap Muhammad Kace dan memprosesnya secara hukum. “Kami mendesak polisi untuk segera menangkap Kece Murtadin, agar tidak menimbulkan kegaduhan dan segera memproses hukum,” kaca Tjetjep kepada wartawan di Polda Jatim.

Sebelumnya diberitakan, PP Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak aparat kepolisan segera menangkap M Kece yang diduga menghina agama. Lalu, apa saja isi pidato M Kece yang membuat hati umat Islam tersulut dan tergerak untuk melangkahkan kaki membuat laporan ke Polri.

Berikut sebagian ceramah yang dianggap kontroversial dikutip dari YouTube M Kece pada Jumat, 20 Agustus 2021. “Assalamu’alaikum warohmatuyesus wabarokatuh. Alhamdu Yesus robbil’alamiin,” kata Muhamad Kece dikutip pada Senin, 23 Agustus 2021.

Kemudian, Kece menyebut bapak segala dusta adalah iblis. Kalau ada manusia suka berdusta, hati-hati jangan-jangan dia mewakili iblis. Selain itu, jika ada manusia yang senang membunuh karena beda agama, itulah iblis.

Jangan ditiru dan jangan didekati. Bapakmu adalah pembunuh, itu iblis. Siapa yang membunuh, siapa yang perang badar. Muhammad. Muhammad bin Abdullah adalah pemimpin perang badar dan perang uhud. Membunuh dan membinasakan. Membunuh adalah iblis,” ujarnya.

Selanjutnya, M Kece mengatakan dalam Alquran surat Al-Jin (surat 72): 19 bahwa Muhammad SAW ini dekat dengan jin dan dikerumuni jin. Anehnya, Muhammad SAW tidak ada ayatnya yang menyebut dekat dengan Allah SWT.

Sesungguhnya ketika hamba Allah Muhammad berdiri menyembah-Nya, melaksanakan shalat. Mereka jin-jin itu berdesakan mengerumuninya. Jadi jelas ayat ini menyatakan bahwa Muhammad itu dekat dengan jin. Muhammad dikerumuni jin. Yang anehnya, tidak ada ayat Muhammad dekat dengan Allah. Katanya Muhammad hamba Allah, utusan Allah,” jelas dia.

Baca juga: Kasus Penistaan Agama Naik Penyidikan, Polri Buru M Kece

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel