Polri dan polisi Malaysia kerjasama usut pemerkosaan TKW

MERDEKA.COM, Kepolisian Republik Indonesia bekerjasama dengan Kantor Pusat Kepolisian Diraja Malaysia untuk menyelidiki kasus pemerkosaan TKW oleh tiga oknum polisi Negeri Jiran itu. Ketiga polisi tersebut sudah ditahan sejak hari Minggu (11/11).

"Kami bersama pihak Polisi Malaysia berusaha mengungkap kasus pemerkosaan TKW berusia 25 tahun saat di tahanan di Kantor Pusat Kepolisian Diraja Malaysia," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, di sela acara pelantikan siswa Sekolah Pembentukan Perwira Polri di Sukabumi seperti dikutip Antara, Selasa (13/11).

Menurut Boy, khusus untuk langkah investigasi, semuanya ditangani oleh pihak kepolisian Malaysia sebagai pemilik otoritas penyelidikan dan penyidikan. Sementara Polri hanya sebatas penerima informasi dari pihak kepolisian Malaysia.

Walaupun wewenang terbatas, Polri akan memantau perkembangan kasus tersebut agar ketiga polisi yang telah memperkosa TKW asal Indonesia ini dihukum sesuai kesalahannya.

"Komunikasi dengan kepolisian Malaysia cukup baik, maka dari itu kami menjalin kerjasama ini agar bisa mengetahui sejauh mana penanganan kasus tersebut agar pelaku bisa dihukum sesuai kesalahannya. Dan kami juga berusaha, agar kasus pemerkosaan ini bisa terungkap dengan cara berkoordinasi tanpa ada yang ditutup-tutupi oleh kepolisian Malaysia," kata Boy.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.