Polri Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Khilafatul Muslim

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri akan bekerjasama dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana Khilafatul Muslimin (KM) yang diduga berada di luar negeri. Diketahui, sudah ada beberapa anggota Khilafatul Muslimin yang diamankan di beberapa daerah termasuk Abdul Qadir Hasan Baraja.

"(Aliran dana) Itu masih didalami, karena Polri tidak bisa bekerja sendiri ketika menyangkut masalah aliran dana. Kita harus bekerja sama dengan PPATK," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/6).

Tak hanya dengan PPATK, Korps Bhayangkara juga akan bekerja sama dengan sejumlah stakeholder terkait lainnya.

"Dan juga kita akan bekerja sama dengan berbagai macam stakeholder terkait lainnya, yang bisa betul-betul melacak dana tersebut dari mana," ujarnya.

"Dan tentunya tim dari Densus pun, karena memiliki database yang sangat kuat juga pasti akan mendalaminya," tutupnya.

Diketahui, polisi telah menangkap sejumlah anggota Khilafatul Muslimin di dua daerah yakni Brebes, Jawa Tengah dan Lampung. Di Brebes, polisi menangkap sebanyak tiga orang yakni GZ, DS dan AS.

Kemudian, Polda Metro Jaya bersama dengan Polda Lampung dan Bareskrim Polri menangkap pimpinan sekaligus pendiri Khilafatul Muslimin yaitu Abdul Qadir Hasan Baraja di Lampung, pada Selasa (7/6) sekitar pukul 06.00 Wib. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel