Polri: Helikopter Dibakar KKB di Papua Rusak hingga Tidak Bisa Terbang

Lis Yuliawati, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan, helikopter yang dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Apron Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu, 11 April 2021, mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Kami sampaikan bahwa kondisi helikopter yang dibakar dalam keadaan rusak dan tidak bisa terbang. Bersyukur kita dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Rabu, 14 April 2021.

Menurut dia, helikopter milik PT Ersa itu posisinya saat itu sedang parkir di Bandara Udara Aminggarus Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Tampaknya, pembakaran helikopter oleh kelompok kriminal bersenjata untuk mengganggu aktivitas penerbangan.

Namun, kata dia, Kapolda Papua telah menginstruksikan kepada jajarannya bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk meningkatkan menjaga objek vital secara ketat, terutama di bandara.

“Saat ini personel gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran dari KKB tersebut. Pasukan personel TNI dan Polri yang ada di sekitarnya terus dikerahkan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Humas Satgas Nemangkawi Kepolisian Indonesia, Minggu, 11 April 2021, sekitar pukul 20.20 WIT, kelompok bersenjata membakar satu helikopter yang sedang parkir di Bandara Aminggaru Ilaga.

Hal itu membuat personel TNI dan polisi tidak tinggal diam sehingga terjadi kontak senjata dengan kelompok bersenjata itu. Orang-orang yang membakar helikopter di Bandara Aminggaru, Ilaga, itu diketahui kemudian Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen.