Polri: Jika Temukan Penggelembungan Harga Oksigen, Hubungi Hotline 110

·Bacaan 1 menit

VIVA – Masyarakat diminta melaporkan kepada aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) apabila menemukan dugaan pelanggaran penjualan tabung oksigen atau obat-obatan, selama masa pandemi wabah COVID-19. Caranya, masyarakat bisa memanfaatkan layanan hotline 110.

"Polri telah memiliki layanan hotline 110 yang selama 24 jam tersedia untuk masyarakat memerlukan bantuan dari aparat kepolisian. Jika menemukan pelanggaran tersebut, kami mengimbau memanfaatkan layanan itu untuk melapor," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 6 Juli 2021.

Menurut dia, nomor layanan hotline dapat diakses di seluruh Indonesia. Namun, masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke kantor kepolisian terdekat apabila menemukan praktik-praktik penggelembungan harga tabung oksigen maupun obat-obatan COVID-19. Polri akan menindak tegas jika ditemukan bukti pelanggaran hukum.

"Kami imbau warga tetap tenang dan tidak panik. Polri saat ini terus berupaya untuk mencegah terjadinya penimbunan dan lonjakan harga penjualan dari oksigen maupun obat-obatan dimasa pandemi COVID-19," ujarnya.

Maka dari itu, Argo mengatakan aparat kepolisian bersama stakeholder lain terus melakukan pengawasan dan pemantauan perdagangan obat, mulai dari pembuatan di pabrik hingga distribusi penyalurannya. Sehingga, jangan sampai terjadi penimbunan dan harga jual yang tinggi dari yang telah ditetapkan pemerintah. "Siapa saja yang melanggar akan segera ditindak," ujarnya.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Agus Andrianto telah mengeluarkan instruksi untuk menindak pihak-pihak yang menimbun dan bermain dengan harga obat selama pandemi COVID-19.

Daftar harga eceran tertinggi (HET) sudah dipatok melalui Surat Keputusan Menkes nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 yang diteken pada 2 Juli 2021. HET tersebut merupakan harga jual tertinggi yang dipasarkan di apotek, instalasi farmasi rumah sakit, atau klinik dan berlaku di seluruh Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel