Polri: Kalau Antusiasme Masyarakat Mulai Berkurang, Baru Briptu Norman Dipulangkan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Briptu Norman Kamaru, sang 'Polisi Gorontalo menggila', tampil di berbagai acara hiburan di sejumlah stasiun televisi nasional. Meski demikian, ungkap Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, anggota Brimob Polda Gorontalo ini tidak dibebastugaskan untuk masuk ke dalam dunia hiburan.

"Hadir dalam sebuah acara untuk menghibur masyarakat juga merupakan sebuah tugas," kata Anton yang ditemui Republika di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/4).

Anton menjelaskan, Norman menghadiri acara hiburan dalam rangka tugas dalam menghibur masyarakat. Ia mengatakan Norman memiliki kelebihan untuk melakukan peran polisi dalam bermitra kepada masyarakat, bergaul dan mendekatkan diri serta memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat.

Ia mengatakan Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo, yang menginginkan Briptu Norman menjadi perantara untuk menghubungkan polisi dengan masyarakat. Untuk berapa lama, Anton tidak menjawabnya. Anton hanya menanggapi jika saat ini agenda acara Norman sangat padat.

"Mungkin kalau media dan masyarakat sudah mulai berkurang antusiasmenya, ia akan dipulangkan dan bertugas kembali di Gorontalo," ujarnya.

Karena itu, Briptu Norman tetap diwajibkan menggunakan seragam polisi meski masuk ke dalam dunia hiburan. Seragam polisi harus tetap selalu digunakannya sebagai identitas anggota kepolisian.

"Iya dong, tetap pakai seragam, karena ia (Briptu Norman) seorang polisi. Maka selama ia berpakaian polisi, ia tetap tugas tuh," imbuhnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.