Polri: Kerusuhan di Lampung Tengah Sudah Dikendalikan

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, kerusuhan antarwarga di Lampung Tengah yang terjadi akibat tudingan pencurian hewan ternak sudah dapat dikendalikan aparat kepolisian.

"Tidak ada korban, kerugian materiil sedang dicek," kata Boy, melalui pesan singkat yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis malam.

Boy menjelaskan kerusuhan antarwarga dipicu dari dugaan pencurian sapi oleh salah seorang warga Kampung Buyut, Kecamatan Gunung Sugi.

Warga tersebut akhirnya dianiyaya hingga dibakar hidup-hidup oleh masyarakat Kampung Kusumadadi Kecamatan Bekri, Lampung Tengah.

Akibat kejadian pada Kamis (8/11) ini warga Kampung Buyut yang tidak terima akan hal itu menyerang warga Kampung Kusumadadi.

Kepolisian Resor Lampung Tengah dan Brigade Mobile Lampung Tengah sudah berjaga di Kusumadadi sejak pagi.

"Situasi sudah dapat dilendalikan masa sudah dapat didorong keluar," ujar Boy.


Dihubungi secara terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Suhardi Alius membenarkan hal tersebut.

Namun dia belum dapat menjelaskan secara detail mengenai kerusakan yang dialami warga akibat kerusuhan itu.

Dia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mendapat fakta-fakta baru.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.