Polri: Operasi Zebra 2020 Giat Simpatik, Tak Ada Target Tilang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis menginstruksikan seluruh jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk mengedepankan upaya edukasi masyarakat dalam Operasi Zebra 2020 yang digelar serentak seluruh Indonesia.

"Sebagaimana arahan Kapolri, Beliau memberikan arahan bahwa Operasi Zebra tahun ini lebih mengedepankan simpatik dan edukasi. Tidak ada tilang dan target tilang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (29/10/2020).

Menurut Argo, Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2020 serentak mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020. Dalam pelaksanaannya, petugas wajib menggunakan metode persuasif dan humanis.

"Operasi Zebra di masa Pandemi Covid-19 lebih berorientasi pada kegiatan simpatik. Giat konkritnya berupa penyuluhan, penerangan, bagi masker, sembako, dan kegiatan sosial lainnya. Operasi kemanusiaan di tengah pandemi lebih dibutuhkan masyarakat," jelas dia.

Tingkatkan Kedisiplinan

Operasi Zebra 2020 di Bekasi Menggunakan Atribut Boneka. (Foto: Bam Sinulingga/Liputan6.com).
Operasi Zebra 2020 di Bekasi Menggunakan Atribut Boneka. (Foto: Bam Sinulingga/Liputan6.com).

Operasi Zebra 2020 sendiri bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di tengah Pandemi Covid-19. Ada delapan prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi aparat kepolisian.

"Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar SNI, pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus, pengendara yang melebihi batas kecepatan, pengemudi yang menggunakan HP saat mengemudikan kendaraan, pengendara di bawah umur, dan keabsahan administrasi ranmor atau surat-surat," Argo menandaskan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: