Polri Pastikan 90 Persen Korban Gempa Cianjur sudah Teridentifikasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyebabkan tidak kurang dari 162 warga meninggal dunia dan 326 terluka. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim DVI Mabes Polri telah berhasil mengidentifikasi 90 korban meninggal.

"90 persen dapat teridentifikasi, tinggal sedikit korban yang belum teridentifikasi. Tim DIV sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi dan menyerahkan kepada keluarga," kata Dedi di Cianjur, Selasa (22/11).

Sebanyak 350 polisi dikerahkan untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak gempa. Menurut Dedi, fokus utama Polri adalah mengevakuasi para korban.

"Polri mengerahkan 350 pasukan langsung dari Sabhara, Brimob dan sebagainya. Hadir tadi malam untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak akibat gempa yang terjadi kemarin," lanjutnya.

Dedi juga menjelaskan Polri menyalurkan bantuan untuk meringankan para korban. Bantuan terdiri dari 3.000 paket sembako, peralatan seperti selimut dan berbagai kebutuhan untuk wanita dan anak.

"Hari ini dari Mabes Polri menyalurkan bantuan kurang lebih sekitar 3.000 paket sembako. ini baru sementara," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, gempa magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Senin (22/11). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut bahwa berdasarkan data sementara, korban jiwa mencapai 162.

"Tercatat di call center dari BPBD, ada 162 yang meninggal dunia, 326 luka luka, mayoritas patah tulang dan berhubungan dengan luka karena tertimpa atau kena benda tajam," ucap dia, Senin (21/11) malam. [cob]