Polri Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Indosurya ke Kejari Jakbar

Merdeka.com - Merdeka.com - Dittipideksus Bareskrim Polri telah melangsungkan tahap II atas tersangka dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah KSP Indosurya, Henry Surya dan June Indria ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat.

"Penyidik Subdit 3 Dittipideksus bersama tim JPU Jampidum Kejagung melaksanakan tahap 2 yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, kasus KSP Indosurya dengan tersangka atas nama HS dan JI," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Senin (12/9).

Nurul mengatakan jika proses pelimpahan itu dilakukan pada 5 September 2022. Kemudian pada 6 September 2022, penyidik juga melimpahkan barang bukti sejumlah uang yang disita dari tangan para tersangka.

"Dilakukan pengiriman barang bukti berupa uang sebesar Rp39 miliar dan dan USD 896.988 ke rekening penampung Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," terang dia.

"Sedangkan untuk barang bukti berupa kendaraan roda 4 sebanyak 49 unit akan dilakukan pergeseran secara bertahap ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," sambungnya.

Total Penggelapan Dana Capai Rp14 T

KSP Indosurya diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana nasabahnya. Ada tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu yakni Ketua KSP Indosurya Henry Surya, Head Admin June Indria dan Manager Direktur Koperasi, Suwito Ayub yang masih DPO.

Dalam kasus gagal bayar ini dialami oleh ribuan nasabah KSP Indosurya. Total dananya mencapai Rp14 triliun.

Hingga kini Bareskrim juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset termasuk Gedung milik KSP Indosurya. Total aset yang telah disita mencapai Rp2 triliun. [tin]