Polri Siapkan Operasi Aman Nusa II Bantu Daerah Terdampak Bencana

Merdeka.com - Merdeka.com - Operasi Lilin 2022 Polri berakhir hari ini, Senin (2/1/2023), setelah digelar selama 11 hari sejak 23 Desember 2022 lalu. Meski begitu, kepolisian segera melaksanakan kembali operasi lanjutan dengan sandi Aman Nusa II.

"Hari ini hari terakhir Operasi Lilin 2022. Kegiatan operasi akan disiapkan operasi Aman Nusa II terkait dengan bencana alam yang masih terjadi di beberapa daerah," tutur Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi kepada wartawan.

"Setelah Operasi Lilin berakhir akan dilaksanakan KRYD dan disiapkan Operasi Aman Nusa II," sambungnya.

Polda Metro Jaya menyatakan seluruh kegiatan perayaan malam tahun baru di Jakarta berjalan aman dan kondusif. Di antaranya, dua titik perayaan yakni Jalan Sudirman-Thamrin hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Acara pergantian malam Tahun Baru di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin maupun acara yang dipuncakkan di TMII semuanya berlangsung dengan aman dan terkendali, masyarakat dapat merayakannya dengan penuh suka cita," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Minggu (1/1).

Secara umum, masyarakat terpantau banyak yang turun ke jalan memenuhi berbagai tempat stand hiburan yang disiapkan Pemprov DKI dan pihak swasta.

"Namun semuanya berjalan dengan tertib dan penuh dengan penjagaan oleh Polri dibantu oleh TNI maupun Satpol PP serta unsur-unsur pemerintah lainnya," jelasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menggelar pemantauan kondisi malam pergantian Tahun Baru 2023 di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolri dan Panglima TNI mengatakan, berdasarkan laporan dari tiap anggota kesatuan Polri maupun TNI di wilayah masing-masing, malam pergantian di seluruh Indonesia berlangsung aman.

"Secara umum dilaporkan, dari wilayah yang ada di wilayah Indonesia Barat, kemudian Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur secara umum baik," kata Sigit usai melakukan pemantauan di Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 31 Desember 2022.

Meski demikian, Sigit mengatakan terdapat wilayah yang mengalami cuaca buruk seperti Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kini telah mendapatkan perhatian dari khusus.

"Karena memang, beberapa hari kemarin terjadi beberapa peristiwa terkait dengan longsor dan beberapa peristiwa di laut. Sehingga tadi, kita memberikan arahan untuk melaksanakan penguatan," ucap dia.

Penguatan itu dilakukan menimbang kemungkinan-kemungkinan terjadi bencana dan memerlukan kegiatan SAR atau evakuasi imbas dampak bencana yang terjadi. Sehingga bisa dilakukan evakuasi secara cepat.

Pada kesempatan yang sama, Laksamana Yudo melaporkan dari hasil pemantauan yang dilakukan didapat kesimpulan jika cuaca di seluruh wilayah Indonesia masih terbilang aman dan kondusif.

"Jadi cuaca malam ini berdasarkan laporan dari seluruh jajaran, alhamdulilah semuanya, cuaca cerah, terang, dilaporkan semuanya kondusif," ujar Yudo.

Meski demikian, Yudo mengatakan kalau selama momentum pergantian tahun ini terdapat gelombang tinggi air laut di sejumlah wilayah. Sehingga, dia telah memerintahkan seluruh personel TNI untuk siaga apabila diperlukan operasi SAR.

"Tetap siaga, siaga SAR, siaga tanggap darurat, untuk mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi. Sehingga tadi tidak hanya malam ini saja, tapi kita tunggu sampai besok. Sampai berikutnya sampai selesainya Operasi Lilin, saya sampaikan seluruh jajaran, khususnya TNI supaya tetap BKO dan memback-up tugas pengamanan ini," jelasnya.

"Dan harapan kita Tahun Baru 2023 nanti, yang lebih baik tentunya daripada Tahun 2022 dan tentunya lebih sukses lagi," tambah dia.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [eko]