Polri Siapkan Rencana Pengamanan Sidang Habib Rizieq di PN Jaktim

Lis Yuliawati, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pihak Mabes Polri akan mengerahkan pasukan pengamanan untuk sidang perkara pelanggaran protokol kesehatan atau Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab yang dihadirkan langsung atau offline, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat, 26 Maret 2021. Agendanya, pembacaan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) oleh terdakwa Habib Rizieq Shihab.

“Mabes Polri siap mem-back up. Yang jelas, Polda Metro Jaya sedang merencanakan bagaimana kegiatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dapat berjalan dengan aman,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut dia, jajaran Polda Metro Jaya telah membuat satu rencana untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi saat sidang perkara pelanggaran protokol kesehatan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab digelar langsung di pengadilan.

“Jadi Polda Metro memprediksi segala kemungkinan yang terjadi, sedang disiapkan pengamanannya. Mabes Polri akan back up seandainya Polda Metro Jaya membutuhkan tambahan kekuatan,” ujarnya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah mengabulkan permohonan Habib Rizieq Shihab agar dihadirkan dalam sidang secara langsung (offline) di ruang sidang pengadilan, atas perkara pelanggaran protokol kesehatan atau Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan.

"Menetapkan, mengabulkan permohonan pemohon dan mencabut tentang penetapan sidang secara online. Memerintahkan penuntut umum hadirkan dalam persidangan pada setiap hari," kata Hakim Ketua Suparman Nyompa saat sidang online, Selasa, 23 Maret 2021.

Namun, Suparman mengingatkan agar peserta sidang yang hadir nanti mematuhi apa yang telah ditetapkan untuk sidang digelar secara offline. Hakim akan mempertimbangkan ulang apabila tidak mematuhi apa yang telah ditetapkan. "Apabila pemohon melanggar, maka penetapan ini ditinjau kembali," ujarnya.

Sementara, tim penasehat hukum terdakwa membacakan surat jaminan pelaksanaan sidang secara offline yang diserahkan kepada majelis hakim. "Surat jaminan. Bersama ini, kami selaku kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, menjamin pelaksanaan sidang nomor perkara 221/B/2021/PN Jaktim secara offline. Dengan menghadirkan klien kami atas nama Habib Rizieq akan berlangsung mengikuti protokol kesehatan antara lain pakai masker, menjaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur," kata Alamsyah Hanafiah selaku penasehat hukum Habib Rizieq.

Sedangkan, Habib Rizieq juga menjamin para simpatisannya juga tetap mematuhi protokol kesehatan apabila menyaksikan sidang di luar Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Namun, Habib Rizieq mengimbau sebaiknya menonton saja dari rumah agar proses sidang berjalan khidmat.

"Saya serukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia yang hadir sidang ini di luar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, untuk tetap menjaga protokol kesehatan, tertib, disiplin, menjaga arus lalu lintas, jangan ganggu orang lain, banyak zikir. Ikuti sidang ini agar bisa menjalankan sidang dengan khidmat. Karena, penanggulangan COVID-19 jadi tanggung jawab bersama jangan sampai jadi klaster baru," ujarnya.