Polri Terjunkan Labfor dan DVI Dalami Penyebab Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mabes Polri menerjunkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Disaster Victim Identification (DVI) untuk menyelidiki penyebab dari kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

"Ya, Labfor dan DVI," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (8/9/2021).

Sebanyak 41 orang tahanan menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Pihak kepolisian memastikan untuk sementara seluruh korban jiwa merupakan tahanan.

"Napi semua sementara ini," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Menurut Yusri, korban dalam kondisi terbakar di dalam sel tahanan Blok C2. Adapun masing-masing blok berjarak 10 sampai 50 meter.

"Yang terbakar adalah C2 isinya 122 orang napi. 41 meninggal dunia dan 8 luka berat, dan 73 luka ringan. Yang luka berat ke RSUD, yang meninggal juga dibawa ke RSUD untuk diidentifikasi, yang 73 di poliklinik lapas," jelas dia.

Yusri meminta publik tidak melakukan spekulasi liar atas penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Sejauh ini, tim puslabfor masih bekerja memastikan pemicu terjadinya kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.

Lapas Kelas I Tangerang yang Terbakar Kelebihan Kapasitas

Penampakan Lapas Kelas I Tangerang usai kebakaran, Rabu (8/9/2021). (dok Kemenkumham)
Penampakan Lapas Kelas I Tangerang usai kebakaran, Rabu (8/9/2021). (dok Kemenkumham)

Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar pada Rabu dini hari (8/9/2021), ternyata kelebihan kapasitas.

"Kalau kondisi Lapas memang over capacity. Dari kapasitas yang seharusnya hanya 40, tapi diisi 120an," ungkap Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Rika Aprianti, Rabu (8/9/2021).

Di dalam Blok C2 tersebut menurut Rika, terdapat 19 sel tahanan. Sel tersebut seharusnya diisi 40 tahanan saja, namun diisi oleh 120an tahanan.

Secara keseluruhan Lapas Kelas I Tangerang hanya diisi oleh 900 tahanan saja, namun saat ini diisi oleh 2.069 orang.

"Tentunya over capacity ini bukan alasan, tapi tantangan yang harus kami hadapi. SOP tetap kami jalani, tetap berjalanan, apalagi penanganan kebakaran seperti ini," kata Rika.

Lapas Kelas I Tangerang kebakaran sekitar pukul 01.45 Wib, api mulai padam sekitar pukul 04.00 Wib. Sebanyak 41 korban tewas, 72 korban luka-luka ringan dan 8 korban luka berat, total 122 korban akibat kebakaran tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel