Polri-TNI buka dapur umum untuk korban banjir bandang Parigi Moutong

TNI dan Polri berkolaborasi membuka dapur umum sebagai bagian dari penanggulangan bencana di masa tanggap darurat korban terdampak banjir bandang di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Sejak hari pertama pascabanjir kami turun melakukan penanganan terhadap korban yang terdampak, dan turut mendirikan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan warga terdampak," kata Komandan Kompi I Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulteng IPTU Bakhdar di Torue, Parigi Moutong, Minggu.

Baca juga: BNPB kucurkan dana Rp250 juta untuk tanggap darurat banjir Torue

Ia menjelaskan, sebanyak 68 personel Brimob dikerahkan membantu percepatan penanggulangan pascabencana, sekaligus bahu membahu melakukan giat bakti sosial Brimob untuk negeri.

Dalam operasi itu, Polda Sulteng turut menurunkan satu unit mobil food truck atau dapur lapangan, yang dapat melayani hingga 200 jiwa sekaligus dengan makanan siap saji setiap waktu.

Baca juga: Kepala BNPB tinjau lokasi terdampak banjir bandang di Parigi Moutong
​​​​​​​

"Kami bekerjasama dengan TNI dan pihak lainnya mendata seluruh korban terdampak, setelah itu kami mengantarkan mereka makanan, posko ini terbuka untuk warga dan kami siap melayani," tutur Bakhdar.

Selain itu, Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong juga menyiagakan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu proses identifikasi jika sewaktu-waktu korban yang sedang dalam pencarian tim SAR gabungan sudah ditemukan.

Baca juga: Wahana Visi pulihkan psikologi 150 anak terdampak banjir Torue
​​​​​​​

"Sekaligus yang disiagakan adalah ambulans bila ada warga maupun relawan yang sakit," ujar Bakhdar.

Penanggungjawab Posko Kesehatan Korem 132/Tadulako Letda Yakobus Peraru mengemukakan, pihaknya menyediakan dokter umum untuk membantu korban terdampak yang mengalami gangguan kesehatan.

"Kamis, di sini buka posko kesehatan didukung dokter umum dan obat-obatan untuk membantu korban bencana," ucap Yakobus

Ia mengemukakan, posko kesehatan Korem 132/Tadulako beroperasi selama masa tanggap darurat berlangsung.

"Selain posko kesehatan, kami juga diperintahkan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga maupun relawan," demikian Yakobus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel