Polri Ungkap Misteri Keberadaan HP Brigadir J yang Disebut Hilang

Merdeka.com - Merdeka.com - Kuasa Hukum Keluarga Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis mengklaim sudah menyerahkan semua barang bukti Brigadir J ke penyidik kepolisian. Diketahui, Brigadir J tewas usai baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Sambo di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (8/7) sore.

Mengenai hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, untuk handphone milik Brigadir J sudah berada di Puslabfor Polri. Karena, sebelumnya pihak keluarga Brigadir J mengaku belum melihat handphone miliknya. Bahkan disebutkan hilang.

"HP sudah ada di Puslabfor, dan penyidik sudah memintakan untuk diteliti oleh labfor Polri," kata Dedi saat dihubungi, Selasa (19/7).

Sebelumnya, Pengacara Keluarga Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis mengatakan, pihak keluarga Sambo sudah menyerahkan semua barang milik Brigadir J kepada penyidik kepolisian.

Diketahui, Brigadir J terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Sambo di kawasan Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, Brigadir J terkena tembakan hingga meninggal dunia.

"Sudah diserahkan ke pihak penyidik semuanya (barang milik Brigadir J yang ada di rumah Pak Sambo). Yang saya ketahui seperti itu," kata Arman saat dihubungi, Senin (18/7).

Namun, Arman tidak mengetahui apakah barang-barang milik Brigadir J sudah diserahkan kepada pihak keluarganya atau belum oleh penyidik kepolisian. Menurutnya, sebaiknya hal tersebut ditanyakan langsung kepada pihak Mabes Polri.

"Apakah diserahkan ke keluarganya, silakan tanya ke Mabes Polri," ujarnya.

Dia menegaskan, pihak keluarga Sambo sudah menyerahkan semua barang milik Brigadir J kepada pihak kepolisian. Namun, ia tidak mengetahui pastinya kapan penyerahan barang milik Brigadir J itu dilakukan keluarga Sambo kepada kepolisian.

"Ya itu saya tidak tahu kapan penyerahannya, saya juga tidak hadir. Silakan tanya ke Mabes Polri," tegasnya.

Diketahui, Brigadir J sempat mengontak orangtuanya sebelum tewas di rumah dinas Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo. Saat itu, Brigadir J melaporkan tengah mengawal bosnya dari Magelang.

Jumat (8/7) pagi, Brigadir J masih mengirim WhatsApp kepada keluarganya. Dia mengabarkan dalam perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.

Diketahui, tiga ponsel Brigadir J hingga kini tak jelas dimana. Menurut keterangan polisi, ponsel tersebut hilang. Sementara kuasa hukum Irjen Ferdy Sambo menegaskan, semua barang Brigadir J telah diserahkan ke penyidik.

"Kita menyebut Magelang Jakarta karena jam 10 dia masih aktif komunikasi baik melalui telepon maupun WA kepada keluarganya", ungkap Tim kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin di Bareskrim Polri, Senin (18/7). [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel