Polsek Nimboran Papua Dibakar, Ini Deretan Kerugiannya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan kronologi pembakaran Polsek Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, oleh sekelompok massa pada Senin kemarin, 2 Agustus 2021. Penyebabnya, kata dia, karena insiden penembakan seorang warga oleh kepolisian yang hendak membubarkan aksi pemalakan.

"Pukul 10.00 WIT, kejadian bermula saat anggota piket Polsek Nimboran mendapat laporan dari masyarakat bahwa adanya orang mabuk yang melakukan pemalakan terhadap kendaraan yang melintas," kata Kamal melalui keterangannya.

Jelas dia, anggota polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan pelaku pemalakan. Tapi ternyata, pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan linggis kepada aparat kepolisian.

Baca juga: Kapolda Ungkap Awal Mula Polsek Nimboran Jayapura Dibakar

“Aparat kepolisian memberikan tembakan peringatan ke atas, tapi pelaku pemalakan tetap melakukan perlawanan hingga akhirnya diambil tindakan tegas terukur oleh petugas,” ujarnya.

Dari situ, lanjut Kamal, warga tersulut amarah hingga akhirnya membakar Mapolsek Nimboran siang harinya. Sekitar pukul 13.00 WIT, massa yang diduga keluarga korban mendatangi kantor kepolisian.

"Sekitar 20 orang menggunakan kendaraan roda dua datang dan melakukan peyerangan terhadap Polsek Nimboran," jelasnya.

Selanjutnya, Kamal mengatakan polisi yang bertugas langsung mengamankan diri ke belakang mapolsek dan berlindug dari serangan tersebut. Sebab, massa datang menggunakan truk kuning untuk melakukan perusakan markas polisi.

"Langsung melakukan perusakan dan pembakaran Polsek Nimboran," katanya.

Atas kejadian tersebut, Kamal mengatakan sejumlah barang inventaris yang ada di Mapolsek Nimboran habis terbakar. Di antaranya dua unit kendaraan dinas roda dua, kendaraan pribadi sebanyak enam unit, kendaraan barang bukti sebanyak tiga unit, dan satu pucuk senjata api jenis brand ceko.

"Untuk korban penembakan saat ini telah dievakuasi ke RSUD Abepura, Kota Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini personel Gabungan TNI-Polri masih melakukan pengamanan di sekitar polsek," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel