PON jadi tolok ukur prestasi atlet panjat tebing ikut kejuaraan dunia

·Bacaan 1 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan kejuaraan Pekan Olahraga Nasional XX Papua menjadi tolok ukur prestasi bagi para atlet panjat tebing yang akan mengikuti kejuaraan dunia.

Zainudin mendapat informasi kalau tahun depan, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) bersiap menjadikan Indonesia tuan rumah kejuaraan panjat tebing dunia. Jika betul demikian, ia meminta para atlet yang ikut kejuaraan tersebut bisa berprestasi.

"Sebagai informasi, Ketua Umum (FPTI) Mbak Yenny Wahid baru mengabarkan ke saya bahwa kita akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia panjat tebing tahun depan. Seperti apa teknisnya, saya belum tahu. Tapi saya berharap kita tidak hanya menjadi tuan rumah, tapi juga bisa berprestasi," kata Zainudin di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika, Senin.

Zainudin meminta para atlet Indonesia bisa unjuk kemampuan di kejuaraan tingkat dunia itu, sehingga tidak hanya menampilkan diri sebagai tuan rumah yang baik saja.

Dari penglihatannya hari ini, kata Zainudin, para atlet panjat tebing terlihat bersemangat dan antusias mengikuti kejuaraan PON XX Papua.

Semangat dan antusiasme tersebut sangat baik untuk dijaga, hingga nanti para atlet mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Zainudin ingin para atlet yang menampilkan performa baik selama di PON Papua, bisa ditempa lagi dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Sehingga PON Papua merupakan ajang pemantauan bibit-bibit atlet baru yang berprestasi, sebelum mengikuti seleksi pelatnas.

"Pelatnas itu akan menentukan siapa yang terus, dan siapa yang keluar lagi," kata Zainudin.

Baca juga: Atlet kembar Papua ke final panjat tebing nomor lead perorangan
Baca juga: Atlet panjat tebing putri NTB sudah lama mimpikan emas PON Papua
Baca juga: Jatim tambah dua medali emas dari panjat tebing

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel