Pon Nawasch Punya Persamaan dengan Karakter yang Diperankan?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Karakter Peate dan Lan yang dibawakan Nawasch Phupantachsee atau Pon Nawasch berhasil membuat para penggemar drama Thailand begitu gemas. Bagaimana tidak, kedua karakter yang diperankan Pon Nawasch itu tidak bisa mengutarakan rasa cintanya kepada wanita yang dicintainya.

Kedua karakter yang diperankan Pon Nawasch itu juga lebih membentengi diri dengan bertindak dingin kepada wanita yang dicintainya. Lantas apakah karakter Peate dan Lan itu lekat dengan sosok Pon Nawasch di kehidupan nyata?

"Pada kehidupan nyata, saya tidak terlalu seperti itu. Saya hanya menemukan beberapa persamaan, namun tidak sama seperti karakter Peate dan Lan," kata Pon kepada VIVA.co.id baru-baru ini.

Lebih lanjut, Pon merasa kedua karakter tersebut (Peate dan Lan) memiliki sifat yang tidak sejalan dengan hati mereka. Setiap perbuatan yang dilakukan Peate dan Lan berbanding terbalik dengan apa yang mereka rasakan ketika sedang jatuh cinta.

"Bagi saya, ketika saya sedang jatuh cinta, saya tidak terlalu mengekspresikan perasaan saya setiap waktu karena menurut saya, mengekspresikan perasaan yang baik adalah berada di waktu yang baik atau tepat. Saya hanya menunjukan sifat sweet pada waktu tertentu. Ada suatu waktu, saya tidak menunjukan perasaan saya seperti yang dilakukan Peate atau Lan, jadi saya memiliki beberapa kesamaan dengan tokoh tersebut," kata Pon Nawasch.

Pon juga menjelaskan, dirinya bukan tipikal pria yang sulit mengutarakan cinta pada orang yang dicintai.

"Tidak terlalu, saya rasa hal itu bergantung pada waktu dan situasi. Jika waktunya bagus (memungkinkan), saya tentunya akan menunjukan rasa cinta saya. Namun, biasanya saya bukan tipe yang romantis, jadi saya tidak terlalu mengekspresikan atau menunjukan rasa cinta saya secara berlebihan," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel