Ponpes Aa Gym sampaikan belasungkawa atas wafatnya Uje

MERDEKA.COM. Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid Bandung asuhan Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Ustaz Jeffry Al-Buchori. Menurut Dewan Pengawas Daarut Tauhid, Dudung Abdul Gani, Uje merupakan pendakwah idola anak muda.

"Beliau pedakwah luar biasa, apalagi beliau pedakwah yang memiliki segmen khusus yakni anak muda. Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT) kami ikut berduka. Kami sampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada almarhum," kata Dudung di Bandung, Jumat (26/4).

Dudung mengatakan Ponpes Daarut Tauhid sudah tidak asing bagi Uje. Uje kerap berkunjung ke ponpes dalam beberapa kesempatan. "Pada saat Aa Gym menikah, Uje sempat ke sini dan juga pernah berdakwah beberapa kali. Kami sangat kehilangan kami pernah dikunjungi beliau beberapa kali. Beliau juga merupakan guru kami," ujarnya.

Dia menyampaikan agar keluarga yang ditinggalkan makin tegar, sabar atas musibah tersebut. "Yakinlah Allah SWT Maha Kasih Sayang, pasti ada rencana yang terbaik untuk keluarga yang ditinggalkannya. Kita hanya bisa berdoa dan sekuat tenaga untuk melanjutkan misi dakwah beliau," tegasnya.

Sebelumya, Uje wafat akibat kecelakaan sepeda motor, dini hari tadi. Sepeda motor Kawasaki ER-6n warna hijau bernomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarainya menabrak pohon dan trotoar di Jalan Gedung Hijau VII, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Uje sempat dilarikan ke RS Pondok Indah, tapi dia mengembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan.

Uje meninggal dalam usia 40 tahun. Lelaki kelahiran Jakarta, 12 April 1973, ini meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati, dan tiga orang anak, yakni Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.

Baca juga:
FPI siapkan 500 orang kawal pemakaman Uje
Ribuan simpatisan iringi jenazah Ustaz Jeffry menuju Istiqlal
Jokowi juga kirim karangan bunga untuk Uje

Topik pilihan:
Ustaz Jeffry Meninggal | Pemilu 2014 | Kasus Susno Duadji | Helikopter Misterius | Jokowi Ahok 

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.