Ponsel, Tablet, Televisi, dan Kamera di CES 2013

TEMPO.CO, Jakarta - Sudah menjadi tradisi bahwa Consumer Electronic Show (CES) yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, dijadikan ajang pamer teknologi terkini oleh para vendor global. Tak terkecuali untuk edisi tahun ini.

Yang menarik, inovasi terbaru itu selalu »dibocorkan” oleh vendor itu sendiri sebulan sebelum CES berlangsung. Tujuannya tentu saja untuk menarik perhatian para calon pengunjung.

Berikut ini beberapa bocoran inovasi yang patut menjadi catatan dalam penyelenggaraan CES pada tahun ini.

TELEVISI

Televisi berteknologi layar OLED dengan resolusi 4.000 piksel bakal menjadi salah satu bintang. Samsung, misalnya, akan memboyong televisi ultra-high definition dengan layar 110 inci dan TV organic light-emitting diode (OLED).

Perusahaan asal Korea Selatan itu juga bakal memamerkan desain televisi yang diklaim belum pernah ada sebelumnya. Seperti apa bentuknya, belum diketahui hingga kini.

LG tak kalah gencar berpromosi. Untuk merebut perhatian pengunjung, LG memboyong televisi OLED yang memiliki teknologi berbeda dengan Samsung. Teknologi lain yang akan dipamerkan adalah fitur perintah suara pada remote control.

Ada pula rumor yang menyebutkan bahwa LG akan memperkenalkan Smart TV berbasis web OS, sistem operasi terbuka dari Hewlett-Packard. OS ini pernah diterapkan pada tablet HP Touchpad, tapi gagal di pasar.

Berikutnya: ponsel pintar dan komputer tablet

PONSEL CERDAS

Persaingan ponsel cerdas bakal kian sengit. Beberapa ponsel anyar disebut-sebut bakal memulai debutnya dalam CES 2013, antara lain Xperia Z atau Yuga dan Xperia ZL alias Odin. Keduanya buatan Sony.

Spesifikasi kedua ponsel tersebut serupa, yakni prosesor quad-core dengan kecepatan 1,5 gigahertz, layar 5 inci dengan resolusi 1.080 piksel, memori 2 gigabita, dan kamera 13 megapiksel.

Sedangkan pabrikan asal Cina, Huawei, akan memamerkan dua produk baru, yakni Ascend W1, yang berbasis Windows Phone, dan ponsel cerdas android, Ascend D2.

Ascend D2 memiliki spesifikasi yang mirip dengan Xperia Yuga dan Odin, yakni pada prosesor, bentang layar, resolusi, serta kamera belakangnya. Karena spesifikasi Ascend D2 lengkap, Chief Executive Officer Huawei, Yu Chengdong, mengatakan harga jual produk tersebut akan dirasa terlalu mahal bagi mayoritas konsumen.

Berikutnya: komputer tablet dan kamera

TABLET

Ada dua tablet murah yang dipatok seharga US$ 99 (sekitar Rp 950 ribu), yakni Nexus 7 versi baru dan Iconia B1 dari Acer.

Bocoran benchmark dan hasil foto perangkat yang dipercaya sebagai Nexus 7 versi baru beredar pada bulan lalu. Tak banyak yang disebutkan selain prosesor berkapasitas 1 gigahertz dan resolusi 1.024 x 600 piksel pada layar 7 inci.

Adaapun Iconia B1 memiliki ukuran layar dan resolusi yang sama dengan Nexus 7 versi terbaru, serta menggunakan prosesor dual-core dan sistem operasi Android Jelly Bean. Bila kabar ini benar, kedua perangkat ini dipercaya akan mengubah peta persaingan bisnis tablet 7 inci.

Kabar lain menyebutkan bahwa Intel tengah menyiapkan tablet berbasis platform Red Ridge, yang menggunakan prosesor Midfield. Masih sedikit informasi yang tergali tentang produk ini selain sistem operasi Android yang diterapkan.

Berikutnya: kamera

KAMERA

Perusahaan Polaroid akan memperkenalkan kamera yang dilengkapi dengan sistem operasi Android. Tapi, berbeda dengan sebelumnya, kamera dengan nama IM1836 ini merupakan kamera mirrorless dengan lensa yang dapat dicopot.

Kamera ini memiliki resolusi 18,1 megapiksel, layar sentuh 3,5 inci, serta dilengkapi Wi-Fi untuk berkirim foto langsung ke jejaring sosial atau surat elektronik.

ENGADGET | TECHRADAR | CNET | GIZMAG | RATNANING ASIH

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.