Portugal Hampir Pasti jadi Tuan Rumah Final Liga Champions Lagi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepastian mengenai lokasi final Liga Champions 2021 yang mempertemukan Manchester City dan Chelsea mulai menemui titik terang. Portugal hampir pasti menjadi tempat digelarnya partai puncak kompetisi kasta tertinggi Benua Biru tersebut.

Portugal kembali terpilih lantaran wilayah tersebut masuk zona hijau COVID-19 di wilayah Eropa. Hanya saja, lokasinya berbeda dengan tahun lalu yang digelar di Estadio da Luz. UEFA berniat menggunakan Estadio do Dragao, kandang FC Porto, sebagai lokasi pelaksanaan laga pamungkas Liga Champions musim ini.

Keputusan besar ini terpaksa diambil lantaran Turki masuk daftar merah perjalanan luar negeri Inggris setelah gelombang baru COVID-19 naik di negara tersebut.

Kondisi itu membuat UEFA mau tak mau menggeser lokasi final lantaran mereka ingin mengakomodir laga tersebut dengan penonton di stadion. Namun, rencana itu bakal sulit terlaksana lantaran kedua kontestan berasal dari Inggris. Yang berarti pemerintah Inggris tak mengizinkan warganya mengunjungi negara tersebut.

Federasi tertinggi sepakbola Eropa itu juga tak mau direpotkan dengan aturan perjalanan luar negeri Inggris yang mengharuskan pengunjung yang berasal dari daftar merah mengisolasi diri selama 10 hari ketika memasuki wilayah Negeri Ratu Elizabeth bila ada suporter yang nekat menyaksikan partai final.

Sebenarnya, UEFA telah berkoordinasi dengan federasi sepakbola Inggris dan pemerintah setempat untuk membuka peluang menggelar duel akbar itu di Wembley Stadium. Sayangnya, pemerintah Inggris enggan melunak dengan aturannya sehingga UEFA memilih Portugal untuk menyelenggarakan duel ManCity versus Chelsea.

Pemilihan Portugal juga dianggap menguntungkan semua pihak. Sebab, negara kelahiran Cristiano Ronaldo itu tak masuk daftar merah perjalanan luar negeri Inggris sehingga penonton yang hadir bisa pulang tanpa harus karantina.

Selain itu, dan yang terpenting, memudahkan UEFA berkoordinasi dengan sponsor dan para pemegang hak siar.

Namun, dikutip BBC, keputusan ini belum bersifat final. Masih ada peluang untuk menggelar duel ini di Wembley. UEFA saat ini masih terus berkoodinasi dengan seluruh pihak terkait.