Pos Indonesia beri kemudahan pekerja ambil BSU

PT Pos Indonesia berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada para pekerja yang hendak mengambil uang Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menjadi hak mereka.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris mengatakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) disalurkan melalui kantor pos di seluruh Indonesia mulai 2 November 2022.

"Untuk mengejar target penyaluran selesai dalam dua minggu, kantor pos menambah jam layanan dan tetap buka di hari libur," katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Kantor pos menambah jam layanan, yaitu buka pada Senin hingga Minggu, lanjutnya, pukul 08.00 pagi hingga 20.00 malam, mengikuti wilayah waktu di Indonesia.

"Kantor pos Manado buka 24 jam. Luar biasa sekali. Memberikan kemudahan kepada para pekerja untuk mengambil uang BSU yang menjadi haknya. Mudah-mudahan di Kantor pos lain juga dilakukan hal yang sama,” kata Haris, saat meninjau penyaluran BSU di Kantor pos Cabang Utama (KCU) Manado 95000.
Baca juga: Microsoft bersama Pos Indonesia dukung percepatan transformasi digital

Executive General Manager KCU Manado 95000 Alexander Nitalessy menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan tenaga petugas yang memadai untuk melayani para penerima BSU.

"Kami mempersiapkan petugas melakukan pembayaran sesuai SOP. Petugas juru bayar di Kantor pos Cabang Pembantu (KCP) minimal 3 orang. Untuk pembayaran di instansi, petugas disesuaikan dengan kapasitas penerima," katanya.

Untuk alokasi penerima BSU, Alexander menyebutkan KCU Manado mendapat alokasi 69.541 orang penerima, KCU Gorontalo 18.123 orang penerima, dan KCU Kotamobagu 9.893 orang penerima.

"Hingga hari ini (Jumat,11/11) Kami telah menyalurkan BSU 34 persen," katanya.

Upaya kantor pos Manado menambah jam pelayanan ini mendapat apresiasi dari para penerima BSU. Mereka senang dengan waktu yang fleksibel memungkinkan untuk datang kapan pun di luar jam kerja.

Salah satu penerima BSU di kantor pos Manado, Anna Kuswardani menyatakan merasa terbantu dengan kehadiran BSU di tengah kenaikan harga BBM.

“Saya bersyukur mendapatkan kesempatan menerima BSU. Saya mendapat uang BSU Rp600 ribu, uangnya bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, untuk beli BBM,” katanya.

Penerima BSU lainnya, Jeclin Rumagit berharap pemerintah dapat memberikan BSU secara rutin karena sangat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga dan sekolah anak.

Baca juga: Menaker: Penyaluran BSU capai 100 persen pada akhir tahun