Pos Indonesia tekan biaya logistik melalui bisnis 'fulfillment'

PT Pos Indonesia (Persero) merambah bisnis fulfillment atau tempat penyimpanan barang sementara untuk menekan biaya logistik bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana mengatakan bisnis fulfillment melalui layanan Gudang Stori adalah program khusus perseroan yang memang disiapkan untuk memulihkan kondisi UMKM yang sebelumnya sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19.

"Layanan itu memang kami peruntukkan khusus untuk UMKM, makanya mereka bisa menyimpan barang tanpa perlu membayar terlebih dahulu karena kami tahu mereka belum punya uang jika produk mereka belum laku," kata ujarnya di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pos Indonesia: Petugas siap datangi pekerja yang sakit cairkan BSU

Choiriana menjelaskan pelaku UMKM dapat menyimpan berbagai produk mereka di Gudang Stori mulai dari merchandise kaos, aneka fesyen, hingga makanan dan minuman.

Menurutnya, Gudang Stori adalah tempat penyimpanan yang teruji karena dilengkapi oleh sistem keamanan berlapis dan lokasi gudang yang dekat dengan konsumen membuat biaya logistik biasa menjadi lebih murah.

"Konsumen produk UMKM bisa memilih paket pengiriman sameday service lantaran gudang berada di pusat-pusat market. Otomatis untuk UMKM ketika barang itu laku mereka tinggal bayar persenan dari durasi penyimpanan hanya tiga persen, jadi bisa menekan biaya logistik," kata Choiriana.

Pos Indonesia memiliki setidaknya 151 gudang untuk tempat penyimpanan barang pelaku UMKM. Tak hanya itu, sebanyak 4.800 kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia juga dapat digunakan untuk penyimpanan barang.

Baca juga: Pos Indonesia buka layanan logistik tol darat dari Aceh sampai Mataram

Melalui layanan Stori tersebut, perseroan menyiapkan semua kebutuhan UMKM dari mulai penyimpanan produk, desain, foto, gudang, pengiriman, sampai pengantaran barang langsung ke tangan konsumen.

"Gudang Stori di Tambun kini sudah penuh dan tidak ada space lagi, kami akan buka lagi di daerah lain," pungkasnya.