Pos Pantau Depok Siaga 3, BPBD: Waspada Air Kiriman Tiba di Jakarta Pukul 20.00 WIB

·Bacaan 1 menit
Warga melintasi banjir yang merendam Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Kamis (18/2/2021). Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi menyebabkan aliran Kali Tebet meluap hingga merendam Jalan Abdullah Syafei dengan ketinggian mencapai sepaha orang dewasa. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - BPBD DKI Jakarta menyampaikan update kenaikan muka air dari pos pantau Depok. Pada Jumat (18/2/2021) pukul 14.00 WIB, tinggi muka air 200 cm dengan cuaca mendung serta status siaga 3 atau waspada.

BPBD menyebut air kiriman dari Depok akan tiba di Jakarta dalam enam jam. BPBD meminta masyarat sekitar bantaran Ciliwung untuk waspada banjir. Jika dihitung sejak pukul 14.00 WIB maka 6 jam lagi adalah pukul 20.00 WIB.

“Waspada untuk lintasan Sungai Ciliwung untuk enam jam ke depan, dalam enam jam ke depan,” tulis BPBD DKI Jakarta lewat akun twitter @BPBDJakarta, Jumat (19/2/2021).

Wilayah yang diminta waspada adalah sebagai berikut: Balekambang, Balimaster, Baru, Bidara Cina, Bukit Duri, Cawang, Cikoko, Cililitan, Duren Tiga, Gedong, Jagakarsa, Jatipqdang, Kalibata, Kalisari, Kampung Melayu, Kampung Tengah, Kebagusan, Kebon Baru, Kebon Manggis, Lengeng Agung, Manggarai, Pal Meriem, Pancoran, Pejaten Timur, Pegadegan, Rawajati, Srengseng Sawah, Tanjung Barat.

Bendungan Katulampa

Sebelumnya, bendungan Katulampa pada Jumat (19/2/2021) menunjukkan 100cm pada pukul 10.00 WIB. Dengan demikin status Katulampa telah masuk waspada atau siaga tiga.

BPBD DKI meminta wilayah bantaran sungai di Jakarta untuk waspada kiriman air.

Adapun wilayah yang diminta waspada adalah Lenteng Agung, Tanjung Barat, Srengseng Sawah, Cikoko, Pejaten Timur, Pengadegan, Rawajati, Kebon Baru, Bukit Duri, Manggarai, Kalisari, Baru, Cijantung, Gedong, Balekambang, Cawang, Cililitan, Kebon Manggis, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Saksikan video pilihan di bawah ini: