Posisi Ketua DPR Untungkan Marzukie Alie di Konvensi Demokrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peserta Konvensi Calon Presiden, sekaligus Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie merasa dirinya diuntungkan atas posisi Ketua DPR dalam keikutsertaannya pada Konvensi Partai Demokrat.

Menurut Marzuki, tugas dirinya sebagai Ketua DPR adalah 'speaker'. Sedangkan tugas pimpinan DPR adalah kolektif kolegial. Ditambah lagi, selama ini dengan jabatannya sebagai Ketua DPR, dirinya justru turun kepada masyarakat untuk mensosialisasikan produk-produk DPR. Pun mensosialisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang direspon oleh DPR.

"Jadi sebenarnya sinergis ini. Saya bisa mengenalkan diri sekaligus juga mengerjakan tugas-tugas sebagai ketua DPR," tegas Marzuki, kepada wartawan, usai pembekalan dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (11/9/2013) malam.

Atas hal itu, Marzuki secara jujur menyebut dirinya diuntungkan dengan posisi sebagai Ketua DPR dalam konvensi.

"Iya betul. Kalau saya terus terang merasa diuntungkan. Momen itu saya bisa jelaskan semua hal terkait DPR, hubungan dengan pemerintah, terus bagaimana langkah ke depan, harapan masyarakat ke DPR, itu kita respon. Juga bagaimana membangun DPR supaya 2014-2019 lebih baik. Di samping itu, itu kan jualan pribadi saya juga sebenarnya," tuturnya.

Marzuki juga berharap dapat dukungan dari media. Ia menyiratkan, peran media massa amat penting dalam posisinya saat ini.

"Mudah-mudahan posisi baik ini bisa dimanfaatkan dengan baik juga. Tolong doa dan bantuan teman media, tanpa teman media saya rasa tidak bisa untuk saya bekerja dengan baik," jelasnya.

Baca Juga:

Anies Yakin Masyarakat Punya 'Anak Emas' Pilihan

Marzuki: SBY Jaga Jarak Terhadap Semua Peserta Konvensi

SBY Berbagi Resep Menang Pilpres Pada 11 Peserta Konvensi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.