Posko kesehatan Terminal Kampung Rambutan beroperasi layani pemudik

Terminal Bus Kampung Rambutan di Jakarta Timur menyiagakan posko kesehatan menjelang arus mudik hingga arus balik untuk memastikan kenyamanan bagi para penumpang yang mudik dan kembali melalui terminal tersebut.

“Ruang kesehatan ini sudah kami dirikan menjelang arus mudik,” kata Komandan Regu Terminal Bus Kampung Rambutan Mulyono saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur, Rabu.

Mulyono menuturkan ruang kesehatan tersebut berfungsi untuk memeriksa kesehatan terhadap para sopir bus agar laik mengendarai bus dan melayani penumpang yang memiliki keluhan kesehatan.

Selain itu, posko kesehatan yang terletak di sekitar ruang tunggu di terminal tersebut juga melayani vaksinasi COVID-19, terutama pemberian dosis penguat (booster) kepada warga.

Terminal Kampung Rambutan bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang berada di wilayah Jakarta Timur untuk menyediakan petugas kesehatan yang melayani di posko kesehatan tersebut secara bergantian.

Posko kesehatan di Terminal Kampung Rambutan didirikan sebelum H-7 Lebaran, dan diperkirakan beroperasi hingga 10 Mei 2022 atau bahkan bisa diperpanjang untuk operasionalnya jika dibutuhkan.

Tetty Switha Sinaga, salah satu dokter umum yang bertugas di posko kesehatan di terminal tersebut, mengatakan pada Rabu (4/5), posko kesehatan telah memeriksa kesehatan sejumlah sopir bus, melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap 20-an orang dan melayani satu penumpang yang sakit vertigo. Posko kesehatan masih tetap beroperasi hingga saat ini.

Sebanyak delapan personel diterjunkan untuk bertugas di posko kesehatan di terminal tersebut pada Rabu (4/5), yang meliputi dokter, perawat, analis, petugas administrasi dan tenaga kesehatan lingkungan.

Untuk memastikan terpenuhinya persyaratan melakukan perjalanan, beberapa jam sebelum bus berangkat, dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir antara lain terkait tekanan darah, gula darah, ada tidaknya gejala COVID-19.

“Setiap hari sopir diperiksa agar bisa mengendarai bus dengan kondisi kesehatan prima,” tutur Tetty.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel