Potensi Duo PSIS di Timnas Indonesia: Bakal Cerah dan Menjadi Pilihan Shin Tae-yong

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - PSIS Semarang mengirimkan dua pemainnya untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia dalam persiapan menghadapi kualifikasi Piala Asia 2023. Keduanya adalah Pratama Arhan Alif dan Septian David Maulana.

Berdasarkan surat resmi dari PSSI kepada manajemen PSIS dengan nomor surat 5181/AGB/365/IX-2021 yang ditandatangani Sekjen Yunus Nusi, baik Septian David dan Pratama Arhan akan mengikuti pemusatan latihan di Jakarta mulai 19 hingg 30 September 2021.

Pemanggilan mereka dalam TC di Timnas tak mengganggu kiprahnya di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Keduanya tetap diperbolehkan mengikuti pertandingan PSIS di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di tengah-tengah pemusatan latihan Timnas.

Nama Pratama Arhan jelas dengan mudah akan dipilih Shin Tae-yong, mengingat ia merupakan satu diantara sosok pilihan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Dimulai ketika ia masih di Timnas Indonesia U-19 yang berlatih di Eropa tahun lalu.

Langganan Shin Tae-yong

PSIS Semarang - Pratama Arhan (Bola.com/Adreanus Titus)
PSIS Semarang - Pratama Arhan (Bola.com/Adreanus Titus)

Pratama Arhan banyak dipercaya Shin Tae-yong menempati posisi bek sayap kiri dalam serangkaian uji coba. Begitu juga saat Timnas Indonesia menyelesaikan pertandingan tersisa kualifikasi Piala dunia 2022, Arhan dipromosikan ke tim senior dan selalu masuk starter.

Pemain berusia 19 tahun asal Kabupaten Blora itu tak butuh waktu lama beradaptasi dengan penggawa lain yang lebih senior di Timnas. Arhan masuk dalam skema permainan yang diinginkan Shin Tae-yong, yaitu kuat, cepat, dan tak kenal lelah. Arhan juga menjadi senjata dalam lemparan bola ke dalam jarak jauh.

"Yang pertama bersyukur Alhamdulillah bisa kembali dipanggil Timnas. Bakal kerja maksimal dan kerja keras lagi untuk lebih baik lagi," tutur Arhan setelah namanya masuk dalam daftar pemain di TC Timnas Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Di level klub, Pratama Arhan sudah menempati posisi di tim utama khususnya sektor bek sayap kiri. Ia selalu tampil di tiga pertandingan yang sudah dijalani PSIS. Seperi biasa, tidak hanya piawai dalam bertahan, ia juga diandalkan ketika melancarkan serangan khususnya dari sayap kiri.

Wajah Lama Tapi Baru

Septian David maulanamencetak satu gol Indah ke gawang Myanmar pada Laga Sea Games 2017 di Stadion MPS, Selangor, Selasa (29/8/2017). Indonesia menang 3-1 atas Myanmar. (Dok Bola.com)
Septian David maulanamencetak satu gol Indah ke gawang Myanmar pada Laga Sea Games 2017 di Stadion MPS, Selangor, Selasa (29/8/2017). Indonesia menang 3-1 atas Myanmar. (Dok Bola.com)

Sementara itu, Septian David Maulana, tak kalah antusias menyambut pemanggilan Shin Tae-yong ke pemusatan latihan Timnas Indonesia. Septian David Maulana bertekad untuk menembus skuad utama Tim Garuda.

Septian David Maulana merupakan nama debutan dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Ini menjadi kali pertama bagi Septian David Maulana untuk bisa menikmati pengalaman di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Hal itulah yang membuat Septian David Maulana enggan menyia-nyiakan kesempatan dari Shin Tae-yong. Septian David Maulana berharap bisa tampil maksimal dalam pemusatan latihan sehingga berpeluang menembus skuad utama.

"Alhamdulillah, saya bisa mengikuti latihan dengan lancar. Saya bersyukur bisa dipanggil kembali ke Timnas Indonesia. Semoga saya bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan yang sudah diberikan ini," ungkap Septian David Maulana.

Era Luis Milla

Gelandang Timnas Indonesia, Septian David Maulana, bersiap sebelum melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Dok Bola.com)
Gelandang Timnas Indonesia, Septian David Maulana, bersiap sebelum melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Dok Bola.com)

Sosok Septian David Maulana sebelumnya merupakan langganan mengikuti pemusatan latihan atau tampil bersama Timnas Indonesia. Hal itu terjadi ketika Tim Garuda diasuh oleh Luis Milla.

Saking seringnya menembus skuad utama Timnas Indonesia, Septian David Maulana sempat dicap sebagai anak emas Luis Milla. Pemain berusia 26 tahun itu telah mengoleksi 10 penampilan untuk Timnas U-19, 15 laga untuk Timnas U-23, dan 10 pertandingan untuk Timnas Indonesia senior.

Seiring pergantian pelatih, wajah Septian David Maulana jadi jarang dipanggil ke Timnas Indonesia. Laga terakhir Septian David Maulana bersama Timnas Indonesia terjadi pada 19 November 2019 melawan Malaysia saat diasuh pelatih Simon McMenemy.

Seperti halnya Pratama Arhan, Septian David Maulana juga masih menjadi andalan di skuad PSIS. Caretaker Imran Nahumarury selalu memainkannya di tiga laga terakhir, meski ia ditarik keluar pada babak kedua.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel