Potret Siraman Via Vallen Jelang Nikah, Dari Air Sumur Wali Songo hingga Air Zam Zam

Fimela.com, Jakarta Pagi ini, Jumat (15/7) penyanyi dangdut Via Vallen akan menikah dengan Chevra Yolandi. Pernikahan akan digelar Surabaya, mulai pukul 07.00-09.45 WIB. Acara pernikahan Via dan Chevra akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar dan Vidio.com.

Sebelumnya, beberapa rangkaian telah dijalani oleh penyanyi dangdut asal Sidoarjo ini. Acara dimulai sejak Rabu (13/7) itu akan berakhir pada Minggu 17 Juli mendatang. Seluruh rangkaian akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar dan Vidio.com.

Sebelum akad nikah, Kamis (14/7) pelantun lagu Sayang itu menggelar acara prosesi siraman. Pada momen tersebut, Via mengenakan pakaian khusus yaitu kain jumpuk yang menjadi ciri khas perempuan Jawa saat prosesi siraman.

Sebelum melakukan siraman, kedua orangtua Via Vallen mencampurkan air dari tujuh mata air yang diambil dari masjid Wali Songo dan air zam zam. Berikut beberapa potret prosesi siraman Via Vallen.

Sehari jelang akad nikah, Via Vallen menggelar siraman sesuai dengan tradisi Jawa. Sebelum prosesi siraman dimulai, ayah Via Vallen, Mohammad Arifin memasangkan bleketepe di bagian depan kediamannya.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Setelah bleketepe terpasang, menandakan calon pengantin sudah siap melakukan prosesi siraman.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Sebelum melakukan penyiraman kepada calon pengantin, kedua orangtua Via Vallen mencampurkan air dari tujuh mata air tempat yang berbeda-beda. Yaitu dari air masjid Wali Songo hingga air Zam Zam.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Air yang dari masjid para wali yang diambil diantaranya, Masjid Sunan Ampel, Sunan Bungkul, Sunan Maulana, Sunan Giri, Sunan Drajat, dan Sunan Bonang. Dan satu lagi dengan air Zam Zam.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Siraman dimulai dari orang tua Via Vallen. Ayah kemudian ibu, secara perlahan menyiram putrinya dari atas kepala, pundak, lengan bagian dada dan seterusnya.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Setelah itu, selanjutkan siraman dari orang-orang yang dituakan atau terpilih. Terdiri dari kakak adik dari pihak bapak atau ibu.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Tidak hanya air yang dicampur kembang, tapi Via Vallen juga mengenakan bunga melati yang dirangkai untuk kepala dan juga bagian dada.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)

Menurut presenter yang memandu jalanan siraman, Via Vallen mengenakan kain khusus yaitu kain jumputan yang menjadi ciri khas perempuan saat siraman. Dijelaskan host acara yang disiarkan Indosiar, kain jumput ini dibuat memerlukan waktu yang lama.

Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Via Vallen siraman (© KapanLagi.com/Budy Santoso)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel