Potret Terbaru IKN Nusantara, Progres Pembangunan Capai 15 Persen

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, melaporkan bahwa progres pembangunan proyek ibu kota baru, atau IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara secara agregat mencapai sekitar 12-15 persen.

Namun, progres pembangunan di IKN Nusantara tidak bisa disamaratakan, lantaran ada yang secara kontrak baru dimulai, dan ada yang tahap konstruksinya sudah hampir selesai.

"Progres infrastruktur dasar sudah 12-15 persen. Soalnya kan bervariasi, bendungan sudah 82 persen, rusun pekerja hampir 90 persen," kata Danis di kawasan proyek IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (13/1).

progres pembangunan ibu kota baru
progres pembangunan ibu kota baru

Maulandy ©2023 Liputan6.com

Secara proses, Satgas IKN selalu mempersiapkan pre-construction meeting dengan pihak kontraktor sebelum memulai pekerjaan. Itu dilakukan untuk menjamin kelancaran kerja dan kemantapan hasil.

"Sebelum kerja, kita diskusi seharian, detilkan tahapan-tahapan konstruksi, sampai kepada prosesnya, yang terkait lingkungan, sosial, tata kelola. Kita bicarakan detil," ungkapnya.

Danis menyampaikan, dari total 34 proyek yang sudah dikontrakkan, saat ini sudah ada 28-29 kontrak yang lakukan penandatanganan, di mana 19 di antaranya sudah teken kontrak.

progres pembangunan ibu kota baru
progres pembangunan ibu kota baru

Maulandy ©2023 Liputan6.com

Salah satu proyek yang telah teken kontrak dan hampir selesai pengerjaannya yakni tower hunian pekerja konstruksi IKN Nusantara, yang target rampung seutuhnya Februari 2023.

"Mungkin sekitar Februari tahun ini sudah selesai, dan hunian pekerja konstruksi ini sudah siap untuk dihuni," kata Danis.

Rencananya Kementerian PUPR melalui Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN membangun 22 tower hunian pekerja konstruksi IKN dan yang telah selesai terbangun sebanyak 9 tower. Tujuannya, agar para pekerja berada dalam satu kawasan.

Adapun kapasitas hunian pekerja konstruksi IKN sendiri terdiri dari satu tower tenaga ahli dengan kapasitas 288 orang. Sedangkan 21 tower tenaga terampil di mana 9 unit tower tipe A memiliki kapasitas hingga 6.912 orang, dan 12 unit tower tipe B memiliki kapasitas 9.408 orang.

Hunian pekerja konstruksi IKN sendiri turut dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti masjid, mess hall, toko, kantor dan klinik.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]