Power Ranking Ballon d’Or 2022: Karim Benzema Terdepan, Messi dan Ronaldo Enggak Masuk Hitungan

Bola.com, Jakarta - Ballon d'Or merupakan satu di antara ajang penghargaan paling prestisius dalam sepak bola. Dinisiasi oleeh majalah Prancis, France Football, tahun ini terdapat banyak perubahan.

Ballon d'Or 2022 kemungkinan tak akan lagi memunculkan dua nama langganan, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Saat ini, Karim Benzema dan Sadio Mane berada di garis terdepan.

Ballon d'Or dipilih berdasarkan voting dari representasi media olahraga di seluruh dunia, serta tim nasional yang diwakili oleh pelatih dan kapten masing-masing.

Tahun 2022 diwarnai oleh banyak aksi-aksi memukai para pesepak bola. Alhasil, tim-tim yang dibelanya sukses keluar sebagai juara di kompetisi domestik.

Berikut ini 10 besar power ranking Ballon d'Or 2022 per bulan Mei:

 

10. Son Heung-min (Tottenham)

<p>Sayap kiri Tottenham Hotspur, Son Heung-min tampil tajam musim 2021/2022 dengan mengoleksi 20 gol di semua ajang sejauh ini. Jika ditotal, hingga kini ia telah mencetak 127 gol selama 7 musim membela Spurs. Tercatat 7 klub Inggris, termasuk Man City jadi lumbung golnya. (AFP/Glyn Kirk)</p>

Sayap kiri Tottenham Hotspur, Son Heung-min tampil tajam musim 2021/2022 dengan mengoleksi 20 gol di semua ajang sejauh ini. Jika ditotal, hingga kini ia telah mencetak 127 gol selama 7 musim membela Spurs. Tercatat 7 klub Inggris, termasuk Man City jadi lumbung golnya. (AFP/Glyn Kirk)

Son Heung-min memiliki peluang yang sangat kecil untuk meraih podium Ballon d'Or tahun ini. Tapi dia jelas merupakan salah satu penyerang dengan performa terbaik di seluruh Eropa pada musim 2021/2022.

Pemain Timnas Korea Selatan ini adalah pemain utama Spurs di bawah Antonio Conte yang mengamankan kualifikasi ke Liga Champions meski sempat terseok-seok di awal Liga Inggris. Son mencetak 24 gol dan memberikan 10 assist dalam 45 penampilan di semua kompetisi untuk The Lilywhites musim ini.

Dia adalah pencetak gol terbanyak bersama di Liga Inggris bersama Mohamed Salah. Dengan melakukan itu, Son menjadi pemain Asia pertama yang memenangkan Sepatu Emas di salah satu dari lima liga top Eropa.

 

9. Thibaut Courtois (Real Madrid)

Thibaut Courtois keluar sebagai pahlawan saat Real Madrid menaklukkan Liverpool pada partai final Liga Champions. Kiper asal Belgia itu membuat lini serang The Reds Frustrasi. Courtois tercatat membuat sembilan penyelamatan termasuk menepis tendangan Mane dan Salah. (AFP/Franck Fife)
Thibaut Courtois keluar sebagai pahlawan saat Real Madrid menaklukkan Liverpool pada partai final Liga Champions. Kiper asal Belgia itu membuat lini serang The Reds Frustrasi. Courtois tercatat membuat sembilan penyelamatan termasuk menepis tendangan Mane dan Salah. (AFP/Franck Fife)

Thibaut Courtois telah menjadi pemain Real Madrid yang paling diremehkan musim ini. Penampilannya di final Liga Champions sangat fenomenal.

Dia membuat sembilan penyelamatan di final Liga Champions melawan Liverpool dan itu bukan satu-satunya. Courtois juga memiliki persentase penyelamatan tertinggi kedua di antara penjaga gawang di La Liga musim ini.

Pemain berusia 30 tahun itu menjalani musim yang sensasional, memenangkan gelar La Liga dan Liga Champions. Konsistensi dan keandalannya membuatnya menjadi penantang teratas dalam perebutan Ballon d'Or tahun ini.

 

8. Kevin De Bruyne (Manchester City)

Dalam beberapa musim terakhir hingga kini, Liga Inggris dipenuhi para pemain tajam yang mampu mencetak banyak gol dalam satu musim. Bahkan, ada 7 pemain di antaranya yang mampu melesakkan 4 gol sekaligus alias quattrick dalam satu laga. Berikut dafarnya. (AP/Rui Vieira)
Dalam beberapa musim terakhir hingga kini, Liga Inggris dipenuhi para pemain tajam yang mampu mencetak banyak gol dalam satu musim. Bahkan, ada 7 pemain di antaranya yang mampu melesakkan 4 gol sekaligus alias quattrick dalam satu laga. Berikut dafarnya. (AP/Rui Vieira)

Kevin De Bruyne telah menikmati musim 2021/2022 bersama Manchester City. Dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris Musim ini. Pemain internasional Belgia ini memainkan peran besar di Man City dalam meraih gelar Premier League.

Dalam 45 penampilan di semua kompetisi musim ini, De Bruyne mencetak 19 gol dan 14 assist. Dia secara teratur masuk ke posisi pencetak gol musim ini dan sangat efektif di sepertiga akhir. Namun, gelar Liga Inggris saja tidak akan mendorongnya ke podium Ballon d'Or.

 

7. Luka Modric (Real Madrid)

Luka Modric. Gelandang asal Kroasia berusia 36 tahun ini didatangkan Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada awal musim 2012/2013 dengan nilai transfer sebesar 35 juta euro. Kini, hingga musim ke-10 bersama Los Blancos ia telah tampil dalam 433 laga di semua ajang dengan torehan 31 gol dan 73 assist. Berbagai gelar bergengsi telah diraihnya, di antaranya 3 kali juara La Liga dan 4 kali juara Liga Champions. (AFP/Pierre-Phiippe Marcou)
Luka Modric. Gelandang asal Kroasia berusia 36 tahun ini didatangkan Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada awal musim 2012/2013 dengan nilai transfer sebesar 35 juta euro. Kini, hingga musim ke-10 bersama Los Blancos ia telah tampil dalam 433 laga di semua ajang dengan torehan 31 gol dan 73 assist. Berbagai gelar bergengsi telah diraihnya, di antaranya 3 kali juara La Liga dan 4 kali juara Liga Champions. (AFP/Pierre-Phiippe Marcou)

Luka Modric sekarang berusia 36 tahun tetapi dia terus menjadi salah satu gelandang terbaik dalam permainan. Maestro lini tengah Kroasia ini memiliki pengaruh besar pada nasib Real Madrid musim ini. Dia telah menjadi mesin tim Carlo Ancelotti dan merupakan salah satu pembuat perbedaan utama mereka di Liga Champions.

Dia memenangkan gelar La Liga, gelar Liga Champions dan Piala Super Spanyol bersama Los Blancos musim ini. Modric juga tampil dominan dalam beberapa kesempatan selama fase gugur kompetisi elit Eropa.

Dalam 45 penampilan di semua kompetisi, Modric mencetak tiga gol dan memberikan 12 assist.

 

6. Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Kylian Mbappe pernah mencetatkan hattrick hanya dalam waktu 15 menit saat membawa PSG mengalahkan Lyon dengan skor 5-0. Pemuda kelahiran Desember 1998 tersebut sukses melakukannya saat musim 2018-2019. (AFP/Franck Fife)
Kylian Mbappe pernah mencetatkan hattrick hanya dalam waktu 15 menit saat membawa PSG mengalahkan Lyon dengan skor 5-0. Pemuda kelahiran Desember 1998 tersebut sukses melakukannya saat musim 2018-2019. (AFP/Franck Fife)

Secara ketat pada level individu, sulit untuk membantah bahwa pemain mana pun di seluruh Eropa telah melakukan lebih baik daripada Kylian Mbappe. Penyerang Prancis itu terus meneror lawan dengan kecepatan, tipu daya, dan penyelesaian akhir yang mematikan.

Pemain berusia 23 tahun itu baru-baru ini memperpanjang kontraknya dengan PSG hingga 2025 yang membuat Real Madrid kecewa. Mbappe telah memasang angka spektakuler musim ini tetapi hanya memiliki gelar Ligue 1 di departemen perak.

Dalam 46 penampilan di semua kompetisi musim ini, Mbappe mencetak 39 gol dan memberikan 26 assist.

 

5. Mohamed Salah (Liverpool)

Pemain Bintang Liverpool ini masih menjadi salah satu sosok yang paling berbahaya jika sudah berada di depan gawang lawan. Mohamed Salah telah mengoleksi delpan gol di Liga Champions musim ini. (AFP/Filippo Monteforte)
Pemain Bintang Liverpool ini masih menjadi salah satu sosok yang paling berbahaya jika sudah berada di depan gawang lawan. Mohamed Salah telah mengoleksi delpan gol di Liga Champions musim ini. (AFP/Filippo Monteforte)

Ini bisa jadi benar-benar musim Mohamed Salah. Pemain internasional Mesir itu hampir memiliki kampanye yang hampir sempurna tetapi itu berakhir dengan patah hati baginya. Salah bisa dibilang pemain paling dalam performa terbaik di Eropa pada paruh pertama musim ini.

Tapi wujudnya mengekor menjelang akhir bisnis kampanye. Salah memenangkan Piala FA dan Piala Carabao bersama Liverpool. The Merseysiders selesai hanya satu poin di belakang juara Liga Premier Manchester City. Mereka juga kalah dari Real Madrid di final Liga Champions UEFA.

Dalam 51 penampilan di semua kompetisi musim ini, Salah mencetak 31 gol dan memberikan 16 assist.

 

4. Robert Lewandowski (Bayern Munich)

Robert Lewandowski kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak Bundesliga dalam satu tahun kalender. Lewandowski sudah membukukan 43 gol, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda sepakbola Jerman Gerd Mueller pada 1972. (AFP/Christof Stache)
Robert Lewandowski kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak Bundesliga dalam satu tahun kalender. Lewandowski sudah membukukan 43 gol, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda sepakbola Jerman Gerd Mueller pada 1972. (AFP/Christof Stache)

Banyak penggemar sepak bola percaya bahwa Robert Lewandowski seharusnya memenangkannya tahun lalu dan dia akan memenangkannya pada tahun 2020 jika penghargaan itu tidak dibatalkan setelah pandemi COVID-19.

Lewandowski juga telah memberikan angka yang luar biasa musim ini. Dia mencetak 50 gol dan memberikan tujuh assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi untuk tim Bavaria. Pemain internasional Polandia itu juga memenangkan gelar Bundesliga kedelapannya musim ini.

Namun, tersingkirnya Bayern Munchen oleh Villarreal di perempat final Liga Champions akan sangat mengurangi peluang Lewandowski untuk memenangkan Ballon d'Or tahun ini.

 

3. Vinicius Jr. (Real Madrid)

Vinicius Junior terpilih sebagai bintang kemenangan Real Madrid saat pesta 6-0 ke gawang Levante pada  jornada 36 Liga Spanyol 2021/2022 di Santiago Bernabeu, Jumat (13/05/2022) dini hari WIB. (AFP/Javier Soriano)
Vinicius Junior terpilih sebagai bintang kemenangan Real Madrid saat pesta 6-0 ke gawang Levante pada jornada 36 Liga Spanyol 2021/2022 di Santiago Bernabeu, Jumat (13/05/2022) dini hari WIB. (AFP/Javier Soriano)

Pemain sayap Real Madrid Vinicius Jr telah menjadi penyerang paling berkembang di Eropa musim ini. Maverick asal Brasil telah menjadi kehadiran yang mengancam di sayap kiri untuk tim asuhan Carlo Ancelotti musim ini. Trik, kibasan, dan tembakannya yang lebih baik menjadikannya salah satu pemain sayap paling berbahaya di dunia

Pemain berusia 21 tahun itu memainkan peran besar dalam kemenangan Real Madrid di La Liga dan Liga Champions musim ini. Dia bahkan mencetak gol kemenangan Real Madrid melawan Liverpool di final Liga Champions.

Vinicius mencetak 22 gol dan memberikan 20 assist dalam 52 penampilan di semua kompetisi untuk Los Blancos musim ini.

 

2. Sadio Mane (Liverpool)

<p>Sadio Mane tampil luar biasa dengan menorehkan satu gol saat melawan Villarreal. Mane juga mencatatakan 100 persen dribble sukses dan mengirim dua operan kunci. (AP/Jose Breton)</p>

Sadio Mane tampil luar biasa dengan menorehkan satu gol saat melawan Villarreal. Mane juga mencatatakan 100 persen dribble sukses dan mengirim dua operan kunci. (AP/Jose Breton)

Sadio Mane memiliki tahun yang cukup sensasional sejauh ini. Setelah menuju 2022 dengan sembilan pertandingan berturut-turut tanpa gol, Mane membalikkan nasibnya sejak pergantian tahun. Dia membimbing Senegal ke gelar Piala Afrika 2021 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Mane juga membantu tim nasionalnya mengamankan kualifikasi ke Piala Dunia FIFA 2022. Pemain berusia 30 tahun itu juga dalam performa yang sangat baik untuk Liverpool di paruh kedua musim ini dan berhasil bertransisi menjadi penyerang tengah.

Dalam 51 penampilan di semua kompetisi untuk Merseysiders musim ini, Mane mencetak 23 gol dan memberikan lima assist. Dia memenangkan Piala Carabao dan Piala FA dengan Liverpool tetapi gagal meraih Liga Inggris dan gelar Liga Champions.

Tapi Mane tetap menjadi pesaing serius dalam perebutan Ballon d'Or tahun ini.

 

1. Karim Benzema (Real Madrid)

<p>Bomber Real Madrid, Karim Benzema, mantap di posisi puncak daftar top skor setelah menyumbang satu gol pada leg&nbsp;kedua semifinal kontra Manchester City. Total 15 gol telah ia torehkan di sepanjang Liga Champions musim ini. (AP /Manu Fernandez)</p>

Bomber Real Madrid, Karim Benzema, mantap di posisi puncak daftar top skor setelah menyumbang satu gol pada leg kedua semifinal kontra Manchester City. Total 15 gol telah ia torehkan di sepanjang Liga Champions musim ini. (AP /Manu Fernandez)

Karim Benzema saat ini menjadi favorit untuk memenangkan Ballon d'Or tahun ini. Pada usia 34, Benzema memiliki musim terbaik dalam kariernya di level individu. Pemain asal Prancis itu tidak henti-hentinya musim ini dan menghasilkan beberapa penampilan yang mengubah permainan untuk Real Madrid di babak sistem gugur Liga Champions.

Dia adalah pemain yang menonjol untuk tim asuhan Carlo Ancelotti saat mereka memenangkan gelar La Liga dan gelar Liga Champions. Penghitungan 44 gol dan 15 assist dari 46 penampilan di semua kompetisi seharusnya cukup untuk membawa Benzema meraih penghargaan Ballon d'Or perdananya.

Sumber: Sportskeeda

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel