PP KBI Gelar Grading Sabuk Hitam Kickboxing Tingkat Nasional 2021

Robbi Yanto
·Bacaan 4 menit

VIVA – Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) terus berusaha menempa potensi para atlet binaannya dan melakukan pembinaan serta pengembangan potensi pelatih wasit dan juri.

Bekerjasama dengan Universitas Bhayangkara Jakarta, PP KBI akan menggelar Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Kegiatan akan dilaksanakan di Auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta pada 3 hingga 6 Juni 2021 mendatang.

Panitia kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 membuka pendaftaran mulai 1 hingga 28 Mei 2021.

Mengingat saat ini masih dalam situasi Pandemi COVID-19 Panitia membatasi jumlah peserta hanya 100 orang.

Jika peserta membludak Panitia merencanakan untuk menggelar gelombang kedua kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah para penggiat dan pecinta olahraga beladiri dari berbagai latar belakang beladiri

Ketua panitia Dr N Rossi Nurasjati M.Pd mengatakan tujuan dari kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 untuk mencari bibit-bibit baru pelatih yang berkualitas.

"Selain untuk lebih mengembangkan dan mempopulerkan cabang olahraga kickboxing, melalui kegiatan ini PP KBI dengan dukungan dari Universitas Bhayangkara ingin mencetak bibit-bibit baru pelatih berkualitas," kata Rossi Nurasjati.

"Sebab PP KBI menyadari betul peran penting seorang pelatih dalam pembinaan dan prestasi atlet," sambung legenda Karate Indonesia itu..

Untuk kegiatan grading atau kenaikan Dan serta coaching Clinic kali ini PP KBI akan menghadirkan 10 penguji sekaligus mentor Kickboxing yang mumpuni.

Mereka adalah Rossi Nurasjati (mantan juara dunia karate, juara Asia dua kali yang pernah menjabat sebagai Binpres KONI Pusat dan Sekjen Lemkari), Volland Humonggio (mantan atlet Kickboxing dan taekwondo, pelopor kejuaraan Kickboxing profesional Tricking Indonesia, aktor film laga Indonesia dan konseptor Silat Bebas), Zuli Silawanto (mantan atlet pencak silat DKI, veteran profesional MMA Fighter dan Pengurus pusat perguruan olah raga beladiri YUSIKAINDO.

Kemudian ada Setia Wijaya (mantan atlet taekwondo dan Wushu), Imelda Dinar Husein (pelatih muaythai, Certified WMO (world Muaythai organization) Muaythai Kru - Khan 12 under Grand Master Woody, pelatih serta wasit Kickboxing internasional), Mustadi Anetta (mantan juara MMA Nasional, pelatih Wushu, muaythai dan Kickboxing serta wasit One Pride MMA).

Selanjutnya ada Collins O. Mogot (manajer tim Kickboxing Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina, penyandang sabuk DAN 4 International Kyokushinkan Karate, juara nasional 1989 dan juri, wasit dan anggota Team Grading Kickboxing Indonesia (PPKBI), Agus Budiono (mantan Pelatih Fisik Gulat, Tinju, Kempo, Anggar, Judo dan Rugby tingkat Daerah.

Selain itu ada mantan Pelatih Fisik Nasional Wushu Santa dan KickBoxing dan Guru Olahraga IB & Cambridge Curriculum serta Binpres PP KBI), Anthony Ferdinand Pajouw (mantan atlet dan pelatih nasional Kyokushin Karate, Pengajar Kyokushin style Densus 88 anti teror Strike Force, Tim Wasit dan Juri Organisasi Mix Martial Arts Indonesia (OMI) dan Tim Wasit Juri Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) dan terakhir ada Ahmad Arsani penyandang sabuk DAN 2 Taekwondo serta DAN V Karate.

Sebagai cabang olahraga baru, Kickboxing memang semakin digandrungi masyarakat. Kickboxing juga sudah dipertandingkan di berbagai ajang olahraga baik yang bersifat single event maupun multi event antara lain, SEA Games, Asian Indoor & Martial Art Games, 5th Islamic Solidarity Games. Dan pada 2021 ini Kickboxing tengah mempersiapkan eksebisi PON Papua.

Prestasi para atlet Kickboxing Indonesia juga cukup membanggakan. Tim Kickboxing Indonesia berhasil meraih 2 medali perak dan 6 perunggu pada SEA Games 2019 di Filipina. Meskipun induk cabor baru, namun para kickboxer Indonesia sudah mampu bersaing di pentas olahraga Asia Tenggara.

Gemilangnya prestasi para atlet Kickboxing Indonesia tentunya tidak terlepas dari peran dan komitmen Ketua Umum PP KBI Ngatino. Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PB Wushu Indonesia ini memberikan perhatian yang luar biasa untuk perkembangan dan kemajuan kickboxing Indonesia.

Wanita yang pernah menjabat sebagai Sekjen PB Lemkari Anton Lesiangi ini lebih lenjut menjelaskan kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 ini menjadi ruang untuk berdiskusi bagi calon-calon pelatih kick boxing bersama para Master Kickboxing Indonesia.

"Sehingga bisa melahirkan standarisasi teknik Kickboxing. Agar pembinaan atlet Kickboxing memiliki panduan yang ilmiah sesuai kaidah sport science," tambahnya.

Rossi mengapresiasi suport dari Universitas Bhayangkara yang telah mengizinkan menggunakan fasilitas kampus secara gratis.

"Kami sudah intens berkomunikasi dengan pihak kampus. Alhamdulillah kami diberi izin menggunakan fasilitas kampus. Free tidak dipungut bayaran sewa," tukasnya.

Rossi juga mengaku bangga dengan antusiasme Universitas Bhayangkara terhadap olahraga Kickboxing. Di mana pihak kampus berencana menjadikan olahraga Kickboxing sebagai salah satu kegiatan perkuliahan di Universitas Bhayangkara.