PP Properti Tawarkan Obligasi Rp 300 Miliar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi bagian dari Obligasi Berkelanjutan II, PT PP Properti Tbk (PPRO) akan menerbitkan Obligasi Tahap II tahun 2021 dengan nilai Rp 300 miliar.

Dilansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/2/2021), Obligasi Berkelanjutan II secara keseluruhan memiliki nilai total Rp 2,4 triliun.

"Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan sebesar Rp300 miliar," tulisnya.

Dalam informasi tersebut, PPRO menetapkan tingkat bunga tetap sebesar 10,70 persen per tahun, dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi dan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).

"Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah pokok. Bunga Obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi," tulisnya.

Pembayaran Bunga Obligasi

PT PP Properti Tbk mengembangkan Kawasan Grand Kamala Lagoon (GKL) dengan konsep Floating City (dok: humas)
PT PP Properti Tbk mengembangkan Kawasan Grand Kamala Lagoon (GKL) dengan konsep Floating City (dok: humas)

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 5 Mei 2021, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo ada pada 15 Februari 2022. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Selain itu, pemesanan pembelian obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu Rp5 juta atau kelipatannya.

Guna mempermudah obligasi, perseroan menunjuk PT Maybank Kim Eng Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek, serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai wali amanat.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini