PPD evaluasi terkait insiden bus TransJakarta terbakar di Rawamangun

Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) mengevaluasi terkait insiden bus TransJakarta yang terbakar di Halte Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur pada Rabu siang.

Penanggung jawab Pengoperasian Armada Bus Gandeng Perum PPD, Wildan Habiburrahman mengatakan bus dengan nomor bodi PPD 0756 itu mengalami "turbo heating" pada bagian mesin dalam bus yang mengakibatkan sensor Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menyala.

Baca juga: Perum PPD jalin kerja sama keselamatan berkendara dengan PT TKDN

“Kejadian ini berawal pada bus yang pada saat kejadian tidak sedang dalam pelayanan dan tidak berpenumpang mengarah ke titik awal keberangkatan di Halte Kota (Koridor 1)," kata Wildan Habiburrahman di Jakarta, Rabu.

Wildan menambahkan akibat hal tersebut pada kabin mesin terlihat seperti kepulan asap. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerusakan dalam kejadian ini.

Akan tetapi, kejadian itu menyisakan residu powder yang dikeluarkan oleh APAR tersebut di Halte Pemuda Rawamangun dan sudah ditangani oleh petugas kebersihan yang bertugas di halte tersebut.

Lebih lanjut, dia meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir menggunakan jasa TransJakarta terutama milik Perum PPD.

Baca juga: PPD salurkan bantuan bagi korban kebakaran di Pasar Gembrong

Dia memastikan manajemen PPD selalu memastikan adanya kesiapan armada sebelum dan sesudah beroperasi sekaligus memperhatikan protokol kesehatan pada interior dan eksterior armada.

Sebelumnya, bus TransJakarta terbakar di Halte Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, pada Rabu. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur yang mendapat laporan hal itu kemudian melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak dua unit mobil pompa berikut 10 personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.

Petugas dalam waktu singkat berhasil memadamkan api, sehingga tidak sampai melahap seluruh bagian mesin TransJakarta milik operator dari Perum PPD tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp6 juta.

Baca juga: PPD gerak cepat tangani kecelakaan TransJakarta di Tol Jagorawi