PPDB DKI Jakarta 2020 Selesai, Ribuan Kursi Masih Kosong

Bayu Nugraha, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Provinsi DKI Jakarta tahun ajaran 2020/2021 telah selesai. Namun, masih banyak kursi kosong untuk penerimaan peserta didik baru, baik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Pada penutupan PPDB dan tahun ajaran sekolah sudah dimulai, ada kursi yang tidak terisi," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, 14 Juli 2020.

Baca juga: Arist Merdeka Sirait Bongkar Jual Beli Bangku SMAN, Harga Rp5 Juta

Nahdiana merinci, untuk tingkat SD daya tampungnya 99.392, sudah terisi 92.726. Sehingga tercatat 6.666 kursi kosong atau 6,71 persen.

"Perlu disampaikan di sini lokasi beberapa SD ada di daerah-daerah yang lingkungan perkantoran sehingga usia anak-anak yang masuk SD ini di daerah situ sudah tidak banyak," ujarnya.

Sedangkan, untuk daya tampung tingkat SMPN sebanyak 79.075 dan terisi hanya 78.453. Maka, terdapat kursi kosong sebanyak 622 kursi atau sebesar 0,79 persen.

Kemudian, untuk tingkat SMA daya tampungnya sebanyak 31.964. Dan yang terisi hanya 31.739. Maka, ada kursi kosong 225 atau 0,07 persen.

Lalu, untuk SMK daya tampungnya sebanyak 19.233 dan hanya terisi 18.988. Maka, ada 245 kursi kosong atau 1,27 persen. Namun, ia tak menyebutkan lebih rinci sekolah mana saja yang masih banyak kursi kosong di Ibu Kota.

"Tidak semua sekolah menyisakan kursi kosong tapi banyak di Pulau Seribu dimana untuk SD ada 14 sekolah untuk SMP ada 7 sekolah tersisa 158 kursi untuk SMA di Pulau Seribu ada 21 kursi dan di SMK ada 59 kursi," katanya.