PPDP Dilatih KPU DKI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) kini sedang menjalani bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh KPU DKI. Petugas PPDP ini, nantinya akan bertanggung jawab di tiap PPS saat Pilkada DKI 2012.

KPU DKI menginginkan petugas PPDP ini memiliki pengetahuan mengenai teknis penyelenggaran pemilu. Mereka juga mendapatkan berbagai pelatihan seperti bagaimana menghadapi sengketa hukum, dan sebagainya.

"Kemarin kami sudah melatih petugas dari tingkat PPS kelurahan sampai provinsi. Sekarang kami sedang melatih petugas PPDP. Jumlah petugas PPDP ini sama dengan jumlah TPS di Jakarta. Kalau TPS ada 15 ribu, petugasnya juga 15 ribu," terang Ketua KPU DKI, Juri Ardiantoro, Rabu (7/3/2012).

Juri menjelaskan petugas PPDP ini juga bertanggung jawab agar tidak ada nama anggota TNI/Polri dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), karena instansi tersebut harus netral setiap ada pemilu baik tingkat nasional maupun daerah.

"Pemutakhiran data pemilih mulai 20 Maret 2012 sampai satu bulan kedepan. Prosesnya, setelah dimutakhirkan akan disusun dan ada Daftar Pemilih Sementara (DPS). DPS ini diumumkan di tempat strategis seperti tiap RT/RW dan kelurahan sebelum dimutakhirkan," ucapnya.

Juri menambahkan, pihaknya tidak menyewa pihak lain untuk pelatihan bimbingan teknis PPDP ini. "Misalnya masalah IT, itu tetap petugas KPU yang memberikan bimbingan," tandasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.