PPIH: 4.029 haji Debarkasi Batam sudah tiba Tanah Air

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Hang Nadim Batam menyebutkan sebanyak 4.029 haji yang tergabung dalam 9 kelompok terbang (kloter), telah tiba kembali di Tanah Air

"Jamaah haji yang sudah kembali sampai dengan saat ini yaitu sampai kloter sembilan sudah ada 4.029 orang," kata Kepala Bidang Dokumen Debarkasi Hang Nadim Batam, Nurhidayati di Batam, Sabtu.

Lebih lanjut Nurhidayati menjelaskan Debarkasi Hang Nadim Batam menyisakan 3 kloter atau sebanyak 1.362 orang yang akan kembali dan berakhir pada 8 Agustus 2022.

"Jamaah kita tinggal 3 kloter lagi, jamaah itu semuanya dari Jambi, kepulangannya terakhir 8 Agustus, Insya Allah," ujar dia.

Baca juga: Lima haji Kloter 4 Debarkasi Batam jalani tes usap PCR

Baca juga: PPIH Debarkasi Batam periksa ulang haji kontak erat pasien COVID-19

Jamaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam mulai kembali ke Tanah Air sejak (26/7) yang dimulai dengan kloter pertama hingga kloter sembilan yang baru tiba pada Jumat (5/8) pada pukul 20.35 WIB melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Pada musim haji 2022, ada empat haji yang meninggal dunia di Tanah Suci, meliputi jamaah kloter 7 atas nama Norlius Ilyas Intan Kayo, dua jamaah kloter 5 bernama Nursiah Darwis Cimpin dan Tuongku Razai Marusin Jali, dan jamaah kloter 6 atas nama Bahari Said Kubin.

Seluruh jamaah haji yang telah tiba di Tanah Air sudah kembali ke kabupaten/kota masing-masing setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan negatif hasil tes usap antigen untuk mendeteksi COVID-19.

Untuk jamaah haji Debarkasi Antara yaitu jamaah asal Riau dan Jambi, proses pemeriksaan kesehatan dan pengambilan hasil tes usap antigen dilakukan di bandara daerah asal.

Baca juga: Dijemput di Batam, jamaah haji Kapuas Hulu tiba sehat dan selamat

Baca juga: Seorang haji asal Bintan dinyatakan positif COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel