PPIH pastikan pemeriksaan COVID-19 tuntas di Asrama Haji Surabaya

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya memastikan pemeriksaan COVID-19 untuk jamaah tuntas di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Seluruh jamaah yang tiba dari Tanah Suci dikumpulkan terlebih dahulu di Asrama Haji untuk skrining kesehatan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing," ujar Wakil Kepala Bidang Keesehatan I PPIH Debarkasi Surabaya dr Acub Zaenal Amoe kepada wartawan di Surabaya, Ahad.

Skrining dilakukan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, salah satunya melalui pemeriksaan suhu serta tes usap antigen.

Baca juga: Sebanyak 450 haji Debarkasi Surabaya tiba di Juanda

Sebagai persyaratan, kata dr Acub, bagi jamaah yang suhu badannya terdeteksi di atas 37,5 derajat Celcius dan bergejala COVID-19, diharuskan mengikuti tahapan tes PCR.

Pada hari pertama kedatangan jamaah haji yang diawali kloter satu, yakni sebanyak 450 orang asal Kabupaten Tuban ditambah petugas kesehatan, total terdapat sembilan orang yang bergejala sehingga harus dilakukan tes PCR.

"Sembilan orang yang dites PCR karena bergejala, seperti batuk, pilek dan sesak nafas. Sedangkan, ratusan orang lain yang tak bergejala dites antigen. Sebelum hasilnya muncul, semua jamaah ditempatkan di ruang transit,” katanya.

Bagi jamaah yang hasil tes antigennya positif, lanjut dia, akan dilakukan tes PCR untuk memastikan terkonfirmasi atau tidaknya penyakit COVID-19.

Dokter Acub menjelaskan jika nantinya ada yang positif dengan gejala ringan atau tanpa gejala, dilakukan isolasi terpusat di kabupaten/kota masing-masing, termasuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Sedangkan bagi jamaah yang hasil tes usapnya positif dengan bergejala sedang sampai berat diharuskan untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Haji (RSU Haji) atau RSUD dr Soetomo di Surabaya.

"Semoga semua hasilnya negatif dan jamaah bisa kembali ke daerah asal. Kami juga tetap mengingatkan selalu patuhi protokol kesehatan, termasuk saat berada di rumah masing-masing, terutama memakai masker," tutur dia.

Sementara itu, jamaah haji kloter pertama telah mendarat di Bandara Juanda pukul 05.00 WIB, lalu pukul 07.00 WIB sudah berada di Asrama Haji Sukolilo.

Baca juga: PPIH: Jamaah haji Debarkasi Surabaya kloter pertama tiba 17 Juli 2022

Baca juga: Jamaah haji Debarkasi Surabaya wajib skrining kesehatan


Jamaah kloter awal ini terdiri atas 446 orang asal Kabupaten Tuban, ditambah petugas kloter dan kesehatan sebanyak empat orang.

Berikutnya, kloter kedua yang juga membawa 450 jamaah tiba di Bandara Juanda pada Ahad siang pukul 12.55 WIB.

Kloter dua terdiri atas 150 jamaah haji asal Kabupaten Tuban, 276 jamaah dari Kabupaten Bojonegoro, 20 jamaah dari Kota Surabaya, ditambah empat orang petugas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel