PPIH Pastikan Tak Ada Karantina untuk Jemaah Haji RI Setibanya di Tanah Air

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah kelompok terbang atau kloter gelombang pertama sudah kembali ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah, Arab Saudi. Setibanya di embarkasi masing-masing, dipastikan tidak proses karantina terhadap jemaah.

Seperti diketahui, pelaksanaan haji tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Meskipun di Arab Saudi sendiri sudah diberlakukan larangan bebas masker.

"Kita pastikan jemaah haji Indonesia tidak ada karantina setelah selesainya penyelenggaraan ibadah haji atau saat datang ke Indonesia," kata juru bicara Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Akhmah Faudzin, kepada tim Media Center Haji (MCH) 2022, di Jeddah, Minggu (18/7).

Namun demikian, jemaah disarankan untuk memantau rutin kesehatannya selama 21 hari sejak tiba di rumah. Jemaah bisa melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat jika kondisi tubuh tidak fit.

"Hanya selama 21 hari dipantau kesehatannya. Jadi saat nanti ditemukan ada orang yang mengalami demam dan penyakit yang menular, itu akan masuk pantauan dokter atau puskesmas setempat," jelas Faudzin.

Untuk diketahui, kloter pertama kepulangan jemaah ke Tanah Air sudah berlangsung sejak tanggal 15 Juli 2022. Sampai hari ini pukul 11.35 WAS, total 28 sudah diterbangkan ke Tanah Air.

Sedangkan jemaah gelombang kedua mulai bergeser ke Madinah pada tanggal 21 Juli mendatang. Kemudian, jemaah akan dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara AMMA Madinah, yang diperkirakan mulai tanggal 31 Juli mendatang. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel