PPKD Jaksel: Tata boga paling diminati pelamar kerja

Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan mengungkapkan teknologi informasi (TI) dan tata boga menjadi bidang pekerjaan paling banyak diminati pencari kerja di kawasan tersebut.

“Mungkin karena di Jakarta Selatan (kebutuhan) untuk IT banyak. Tata boga juga banyak, di (Jakarta) Selatan kan Kemang, ada segala macam restoran,” kata Kasubbag TU PPKD Jakarta Selatan, Qadhi Ahmad saat ditemui di Pameran Bursa Kerja (Job Fair) kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu.

Baca juga: PPKD Jaksel targetkan 1.000 warga ikuti pelatihan kejuruan pada 2022

Menurut Qadhi, bidang TI yang diminati ini mencakup teknik komputer, multimedia, video editor dan desain grafis, sedangkan tata boga salah satunya pendidikan barista.

Dia mengatakan sebelum memasuki dunia kerja, pencari kerja dapat memanfaatkan pelatihan yang difasilitasi PPKD. Pelatihan kerja diberikan secara gratis dan mencakup kejuruan populer, seperti desain grafis, teknik komputer dan barista.

Biasanya, PPKD menerima 20 orang peserta untuk setiap kelas. Mereka ini sebelumnya harus menjalani seleksi sejak pendaftaran dibuka.

“Pendaftar bisa 3 kali lipat dari batasan. Kami 1 kelas 20 orang, tetapi bisa 60 orang peminat termasuk untuk yang IT,” ujar Qadhi.

Usai pelatihan, peserta akan menjalani uji kompetensi demi mendapatkan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Mereka diharapkan siap mengarungi dunia kerja.

Baca juga: PPKD Jaksel mampu cetak wirausaha berkualitas

Sejak awal tahun ini, PPKD menerima lebih dari 300 peserta. Mereka ini telah melalui seleksi sejak tahap pendaftaran.

“Kami targetkan 60-70 persen lulusan terserap ke perusahaan. Sementara ini (kami) bisa memenuhi target yang sudah ada,” tutur Qadhi yang mensyaratkan peserta berdomisili di DKI Jakarta atau warga DKI Jakarta.

Selain memberikan bimbingan pelatihan kerja, PPKD juga menyediakan alternatif lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi lulusan pelatihan kerja.

Lembaga ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi lowongan kerja melalui media sosial dan WhatsApp group pencari kerja PPKD Jakarta Selatan.

“Untuk Jakarta Selatan kebutuhan (tenaga kerja) banyak, tetapi kami coba sinergikan dengan perusahaan. Kami tetap bersinergi kebutuhan perusahaan apa, apa yang bisa kami isi,” tutur Qadhi.

Baca juga: Sandiaga : PPKD Jaksel mampu cetak wirausaha berkualitas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel