PPKM Darurat, Dinas Pariwisata Gunungkidul Tutup Seluruh Destinasi Wisata

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Gunungkidul Dinas Pariwisata Gunungkidul menginstruksikan kepada pengelola objek wisata untuk menutup operasional selama masa PPKM Darurat. Kebijakan ini akan resmi diberlakukan pada 3 Juli 2021.

Kepala Dinas Pariwisata melalui Sekretaris Dispar, Hari Sukmono mengumumkan penutupan seluruh objek wisata yang berada di Kabupaten Gunungkidul. Keputusan ini diambil menyusul edaran tentang Pemberlakuan PPKM Darurat oleh pemerintah Pusat.

"Sesuai instruksi dari pusat bahwa pada 3–20 Juli 2021 Gunungkidul menerapkan PPKM Darurat sehingga harus menutup semua kegiatan termasuk kegiatan wisata," kata Hari dalam pesan singkatnya.

Pesan tersebut juga disampaikan kepada seluruh pengelola wisata, kelompok sadar wisata (pokdarwis), hingga mitra pariwisata. Menurutnya, kebijakan ini berlaku di seluruh destinasi wisata tanpa terkecuali. Para petugas pun diminta untuk berjaga di pintu masuk wisata selama masa penutupan.

"Petugas yang selama ini jaga di pos retribusi tetap bersiaga untuk menghalau pengunjung yang datang," ujarnya.

Menurut Hari, keputusan tersebut mengacu pada kebijakan pemerintah pusat. Adapun nantinya kebijakan ini diperkuat dengan keputusan dari Pemkab Gunungkidul. Gunungkidul sendiri termasuk dalam wilayah yang diwajibkan melaksanakan PPKM Darurat dan keputusan ini diambil karena mempertimbangkan situasi pandemi terkini.

"Yang jelas ini untuk kebaikan bersama agar pengendalian Covid-19 bisa lebih maksimal," jelas Hari.

Sebelum keputusan ini terbit, sejumlah wilayah wisata di Gunungkidul sudah memutuskan menutup sementara objek wisatanya. Antara lain, kawasan wisata pantai di Kalurahan Girikarto, Panggang Gunungkidul.

Lurah Girikarto, Tuyadi mengatakan keputusan itu diambil setelah salah satu petugas Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di sana terpapar Covid-19. Selain itu, ada 3 warga yang meninggal dunia karena virus tersebut.

"Hasil uji swab petugas TPR itu keluar Senin (28/6) kemarin dan dinyatakan positif," ujar Tuyadi ketika dikonfirmasi, Kamis (1/7/2021) melalui nomor pribadinya.

Sepuluh objek wisata tersebut ditutup sementara mulai 30 Juni 2021 kemarin hingga tanggal 7 Juli 2021 mendatang. Ke-10 objek wisata tersebut di antaranya adalah Pantai Gesing Pantai Taman Watu, Pantai Puncak Segoro HeHa Ocean View, Pantai Teras kaca pantai Kesirat, Pantai Wohkudu, Pantai Buron dan Pantai Kepek, serta Pantai Grigak.

Tuyadi mengatakan, penutupan tersebut terpaksa dilakukan karena pihaknya masih menunggu hasil swab 3 petugas TPR lain dari hasil tracing seorang petugas TPR yang positif tadi.

"Selasa kemarin semua petugas TPR menjalani proses tracing dari Puskesmas. Dan hasilnya belum keluar," terangnya.

Sembari menunggu hasil uji swab para petugas TPR tersebut, maka pihaknya memutuskan untuk melakukan penutupan objek wisata di kawasan Kalurahan Girikarto. Selama penutupan tersebut pihaknya juga melakukan sterilisasi atau upaya dekontaminasi beberapa lokasi.

Tuyadi sendiri mengaku pihak puskesmas kesulitan mencari riwayat petugas TPR yang terpapar Covid-19 itu karena interaksinya cukup banyak, terutama kepada wisatawan yang masuk ke objek wisata di Girikarto. Ia menduga petugas TPR tersebut terpapar dari Orang Tanpa Gejala (OTG) wisatawan yang datang.

"Bisa jadi itu terpapar wisatawan yang OTG," tambahnya.

Tuyadi menambahkan, nenek dari petugas TPR yang positif tersebut juga meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Kini petugas TPR yang positif Covid-19 ini telah menjalani isolasi mandiri bersama keluarganya. Demikian juga petugas TPR lain yang masih menunggu hasil swab, mereka juga menjalani isolasi mandiri hingga hasilnya keluar.

"Kalau negatif ya tidak usah isolasi lagi. Tetapi kalau positif ya isolasinya diteruskan," ungkapnya.

Di sisi lain, saat ini kasus positif Covid-19 di Kalurahan Girikarto Kapanewon Panggang juga tengah meningkat drastis. Meski enggan menyebutkan secara detail, tetapi Tuyadi mengatakan ada peningkatan signifikan di wilayahnya, meski belum ada kebijakan 'lockdown'.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel