PPKM Darurat, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Usaha Agar Tak Ada Gelombang PHK

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau dikenal dengan panggilan Cak Imin ini berharap, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada lapangan usaha yang paling terdampak PPKM Darurat.

Menurut dia, ini penting agar tidak ada gelombang baru pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa PPKM Darurat ini. Seperti di sektor usaha ritel dan juga restoran.

"Untuk sektor-sektor ini harus diperhatikan betul. Kalau perlu kasih mereka insentif agar tetap bisa bertahan. Dan jangan tambah beban pelaku usaha, tapi sebaliknya harus diringankan," kata Cak Imin dari keterangannya, Minggu (4/7/2021).

Dia menuturkan, sektor manufaktur juga perlu diberi stimulus baru dalam berbagai bentuk, baik itu berupa pinjaman berbunga rendah, penjaminan kredit hingga insentif pajak.

"Tujuannya bukan agar mereka berekspansi, melainkan agar mereka tidak melakukan PHK karyawan dan melakukan perekrutan kembali," ungkap Cak Imin.

Ketua Umum PKB ini juga menuturkan, untuk mengurasi resiko pandemi Covid-19 terlebih di masa PPKM Darurat, banyak yang mencoba melakukan efisiensi.

Jaga Daya Beli

Hal yang tak kalah penting untuk mencegah PHK selama penerapan PPKM Darurat adalah memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Cak Imin menyatakan, meski restoran masih boleh dibuka dan aktivitas produksi industri kritis diizinkan work from office 100 persen, mereka tetap tidak bisa bertahan jika tidak ada permintaan.

"Pemerintah perlu mengintensifkan bansos dan stimulus terlebih untuk sektor-sektor paling terdampak seperti pariwisata, transportasi, ritel dan lain-lain," kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel