PPKM Darurat, Gerombolan Pemuda Ini Malah Konvoi Motor Bawa Celurit

·Bacaan 2 menit

VIVA – Segerombolan anak muda diamankan oleh aparat kepolisian dari Jajaran Unit 2 Satuan Patroli dan Pengawalan (Satpatwal) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya di Jalan Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat, Minggu dini hari, 4 Juli 2021.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Para pemuda ini tertangkap karena membawa senjata tajam saat mengendarai sepeda motor.

Kanit 2 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Harnas Prihandito mengatakan, para pemuda ini berjalan bergerombol menggunakan sepeda motor. Mereka diikuti oleh aparat dari arah Cempaka Putih, melewati Jalan Letjen Suprapto ke arah Simpang Lima Senen dan berhasil dihentikan di depan jalur perlintasan kereta di jalan tersebut.

"Tepatnya di depan Stasiun Pasar Senen, tadi ada segerombolan anak muda tidak menggunakan helm, bonceng tiga orang dan motor yang mereka bawa itu memang motor pretelan. Mereka bergerombol di jalan, kita ikuti dan tepat di depan rel kereta semuanya kita berhentikan untuk menertibkan mereka," kata Harnas, di lokasi.

Baca juga: Harga Ivermectin Rp7.885/Tablet, Luhut: Jangan Ada yang Ambil Untung

Setelah berhasil dihentikan, lanjut Harnas, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap masing-masing pemuda tersebut. Dari pemeriksaan itu, Polisi berhasil menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa oleh gerombolan anak muda itu.

"Ada lima senjata tajam berupa celurit yang kita amankan. Mereka diamankan ada lima orang dan yang lainnya kabur ke pemukiman warga," lanjutnya.

Mereka yang diamankan ini terdiri dari empat orang laki-laki dan satu orang perempuan. Diketahui, perempuan tersebut ikut dibonceng oleh para pemuda tersebut.

"Kendaraan yang diamankan kurang lebih ada sembilan unit sepeda motor. Namun orangnya masih ada lima, sisanya kabur ke pemukiman warga," sebut Harnas.

Berdasarkan pantauan VIVA di lokasi, kelima anak muda tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi setempat untuk ditahan dan diperiksa. Sedangkan, kendaraan yang mereka bawa pun ikut diamankan dan dibawa menggunakan kendaraan operasional Polisi.

Menurut Harnas, belum diketahui tujuan mereka jalan bergerombol sembari membawa senjata tajam itu. Namun, kelimanya akan diserahkan ke Polsek atau Polres yang menaungi lokasi penangkapan tersebut untuk ditahan dan diperiksa.

"Untuk mereka berlima akan kita serahkan dengan petugas kewilayahan ataupun polsek terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Salah satu pemuda yang tertangkap di lokasi mengaku, ia hanya ikut-ikutan saja. Mereka berangkat dari kawasan Kali Baru, Jakarta Pusat.

Saat ditanya tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jakarta, para pemuda tersebut juga menyampaikan, bahwa mereka telah mengetahui aturan tersebut dan mengaku bukan begal. Namun, mereka enggan menyebutkan tujuan perjalanan mereka tersebut.

"Saya hanya ikut-ikutan naik motor. Saya tau aturan PPKM Darurat, kami bukan begal," ujar salah satu pemuda tersebut.

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta saat ini sedang memberlakukan PPKM Darurat. Dalam aturannya, sebagian besar aktivitas masyarakat dihentikan dan hanya diizinkan beraktivitas di rumah. Beberapa sektor yang dizinkan berkativitas ada sektor-sektor yang masuk kategori esensial dan kritikal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel