PPKM Darurat, Jalan Tikus di Duren Sawit Jakarta Timur Diserbu Pengendara

·Bacaan 1 menit
Pemberitahuan PPKM Darurat terpasang saat penyekatan di kawasan Lampiri, Kalimalang, Jakarta, Senin (5/7/2021). Penyekatan ini akan berlangsung selama 24 jam saat masa PPKM Darurat. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah masih memberlakukan PPKM Darurat untuk mencegah mobilitas masyarakat agar bisa menekan penyebaran virus Covid-19. Meski demikian, sejumlah pengendara mencari celah untuk melewati penyekatan, salah satunya yang terjadi di kawasan Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Seorang warga Arifin mengaku, perumahannya menjadi jalur alternatif atau jalan tikus bagi mereka yang menghindari penyekatan PPKM Darurat.

Yang lebih parah lagi, sejumlah truk besar melintas dan membuat kabel putus. "Sudah segala Truk Fuso ini masuk komplek. Bikin kabel-kabel (tiang listrik) putus," kata dia, Selasa 13 Juli 2021.

Menurut dia, keluhannya sudah disampaikan ke Pemprov DKI melalui aplikasi JAKI agar segera bisa menangani masalah ini. Dirinya khawatir kerumunan justru terjadi di wilayahnya akibat mereka yang mencoba mencari celah di masa PPKM Darurat ini.

"Kalau PPKM Darurat gini ada, yang ada numpuk di komplek. Malah kerumunan. Mereka mau cepat aja lewat jalan sini, tidak mau lewat jalan besar. Belum lagi angkot dari Kalimalang masuk sini juga," ungkap Arifin.

Dia berharap Pemprov)DKI bersama aparat kepolisian, dan pihak terkait lainnya dapat melakukan tindakan tegas dan menyarankan jalur tikus juga dilakukan penyekatan.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut, mobilitas masyarakat di wilayah DKI Jakarta masih cenderung tinggi selama penerapan PPKM Darurat.

Sambodo menduga, masih tingginya mobilitas warga meski telah dilakukan penyekatan di beberapa titik selama PPKM Darurat, karena banyak yang melintas di jalur-jalur tikus.

"Di dalam kota ada peningkatan mobilitas. Kemungkinan banyak masyarakat lewat jalan tikus," kata dia dalam keterangannya, Sabtu 10 Juli 2021.

Jalur Tikus akan Ditutup

Sambodo mengungkapkan, ada beberapa penambahan-penambahan titik penyekatan terutama di jalur-jalur tikus.

"Untuk titiknya mana saja, itu sedang kita kaji," terang dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel